Suara.com - Pierre-Emerick Aubameyang resmi kembali memperkuat Marseille setelah menandatangani kontrak pada Jumat (1/8/2025). Penyerang asal Gabon itu bergabung dengan status bebas transfer, usai menyelesaikan pemutusan kontraknya dengan Al Qadsiah pada awal Juli.
Kepindahan ini menandai periode kedua Aubameyang berseragam Marseille. Pada musim 2023/2024, ia tampil tajam dengan torehan 30 gol dalam 51 pertandingan di semua kompetisi bersama klub Prancis tersebut.
Sebelum kembali, Aubameyang sempat bermain untuk Al Qadsiah, klub promosi Liga Arab Saudi, yang ia bela sejak Juli 2024. Selama semusim di sana, ia mencetak 21 gol dalam 36 laga, meski baru menjalani separuh kontrak dari kesepakatan awal berdurasi dua tahun.
Kini berusia 36 tahun, Aubameyang memiliki jejak karier yang panjang di sepak bola Eropa. Ia memulai karier profesional bersama AC Milan pada 2008, meski tidak sempat bermain reguler di tim utama. Sebagai pemain muda, ia sempat dipinjamkan ke beberapa klub Prancis seperti Dijon, Lille, dan Monaco.
Pada 2011, Aubameyang bergabung secara permanen dengan Saint-Etienne dan mencatat 41 gol dalam 97 pertandingan. Performa konsistennya membuat Borussia Dortmund merekrutnya pada Juli 2013, dan di klub Jerman itu ia mengoleksi 98 gol dalam lima musim.
Puncak kariernya terjadi saat membela Arsenal. Ia pindah ke London utara pada 2018 dengan nilai transfer sekitar 56 juta poundsterling, dan langsung tampil produktif dengan mencetak 22 gol di Premier League pada dua musim berturut-turut.
Namun, masa baktinya di Arsenal berakhir pada Februari 2022 setelah mengalami ketegangan dengan pelatih Mikel Arteta, termasuk pencabutan ban kapten.
Setelah itu, Aubameyang sempat menjalani masa singkat bersama Barcelona dan Chelsea, sebelum memutuskan kembali ke Marseille pada 2023.
(Antara)
Baca Juga: Olympique Marseille Jor-joran, Ini Rekap Transfer Sementara Liga Prancis 2025/2026
Berita Terkait
-
Olympique Marseille Jor-joran, Ini Rekap Transfer Sementara Liga Prancis 2025/2026
-
Eks Wonderkid Manchester United Ingin Dibajak Liverpool, Jejaknya Kontroversial
-
Singkirkan AS Roma, Bayer Leverkusen Hadapi Atalanta di Final Liga Europa
-
Hasil Liga Europa: Leverkusen Bungkam AS Roma, Atalanta Tahan Marseille di Leg Pertama Semifinal
-
Resmi: Daftar 4 Tim yang Lolos ke Semifinal Liga Europa 2023/2024
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam