Suara.com - Harapan untuk melihat Jay Idzes berseragam Genoa di Serie A musim ini ternyata belum sepenuhnya padam.
Meskipun sempat meredup, sebuah skenario transfer yang melibatkan Inter Milan bisa menjadi kunci yang membuka kembali pintu bagi sang kapten Timnas Indonesia.
Sebelumnya, rumor kepindahan bek keturunan Semarang ini ke Genoa perlahan menghilang setelah klub berjuluk I Grifoni itu meresmikan kedatangan Leo Ostigard dari Rennes.
Keputusan Genoa memilih bek asal Norwegia itu didasari faktor ekonomis.
Mereka berhasil mengamankan Ostigard dengan status pinjaman dan pilihan mempermanenkannya di akhir musim.
Hal tersebut dianggap sebuah opsi yang jauh lebih murah oleh Genoa dibandingkan harus menebus Idzes dari Venezia.
Kabarnya, Venezia selaku klub pemilik memasang harga yang cukup tinggi untuk bek andalannya.
I Lagunari disebut hanya bersedia melepas pemain beruisa 25 tahun ini di angka tidak kurang dari 10 juta euro.
Sementara itu, tawaran yang diajukan Genoa dilaporkan hanya mencapai separuh dari harga tersebut.
Baca Juga: Bukan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia Resmi Gabung ke AC Milan Dikontrak 1 Tahun
Akibatnya, Genoa bergerak cepat menggaet Ostigard untuk mengisi kekosongan di lini pertahanan yang ditinggalkan Mattia Bani.
Meski begitu, jalan bagi Idzes untuk pindah ke klub yang dilatih legenda Prancis, Patrick Vieira, masih terbuka.
Peluang ini sangat bergantung pada keseriusan Inter Milan dalam upaya mereka merekrut bek andalan Genoa, Koni De Winter.
Jika transfer De Winter ke Inter terwujud, maka akan ada satu slot kosong lagi di lini pertahanan Genoa yang berpotensi diisi oleh Jay Idzes.
Media Italia Calciomercato melaporkan bahwa Inter telah menjadikan De Winter sebagai target utama untuk menggantikan Yann Bisseck, yang santer dikabarkan diminati oleh klub Inggris, Crystal Palace.
Diperkirakan, dana sekitar 25-30 juta euro sudah cukup untuk membuat Genoa rela melepas De Winter, salah satu bek muda paling potensial di Liga Italia.
Berita Terkait
-
Diburu Banyak Klub, Media Italia Bilang Begini Soal Masa Depan Jay Idzes
-
Selamat Datang Jay Idzes! Klub Turin Buka Pintu untuk Kapten Timnas Indonesia
-
Plus Elkan Baggott, 15 Pemain Timnas Indonesia Merumput di Eropa, Serie A Hingga Liga Inggris
-
Jay Idzes Akhirnya Curhat, Betah di Venezia Tapi...
-
Daftar Klub 20 Pemain Abroad Timnas Indonesia, dari Belanda, Italia hingga Jepang
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan