Suara.com - Usai menikmati keindahan Bali sampai jalani prosesi melukat di Pulau Dewata, Legenda sepak bola dunia, Zlatan Ibrahimovic dikabarkan melanjutkan liburan ke Sumba, NTB.
Pada video yang viral di platform sosial media, Zlatan Ibrahimovic mendapat sambutan hangat warga setempat saat keluar dari bandara.
Pada video yang viral di media sosial, Zlatan tampak keluar dari bandara dan langsung disambut antusias oleh warga Sumba.
Sorak sorai memanggil namanya menggema, dengan beberapa warga bahkan berteriak “Forza Inter!” berkali-kali.
Warga yang menyambutnya tampak takjub melihat sosok Zlatan secara langsung. Meski sudah pensiun, karisma dan aura bintangnya tetap memikat.
Momen ini menjadi bukti bahwa nama Zlatan masih sangat dikenang, terutama oleh penggemar Inter Milan di Indonesia.
Sebelum mengunjungi Sumba, Zlatan sudah membuat heboh netizen Indonesia dengan unggahan di Instagram saat menjalani ritual melukat di Bali.
Foto dirinya mandi di kolam pemandian Bali itu viral, disukai lebih dari 400 ribu kali. Kini, petualangannya berlanjut ke Sumba, destinasi yang terkenal dengan keindahan alam dan budaya autentiknya.
Kehadiran Zlatan di dua pulau eksotis Indonesia ini menegaskan pesona Tanah Air sebagai tujuan favorit para selebritas dunia.
Baca Juga: 4 Poin Menohok dari Amukan Megawati di Kongres PDIP
Zlatan Ibrahimovic dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepak bola.
Selama kariernya, ia pernah membela klub-klub elite seperti Ajax, Juventus, AC Milan, Barcelona, PSG, dan Inter Milan.
Khususnya di Inter, Zlatan menjadi pilar penting dengan torehan tiga scudetto beruntun.
Gaya bermainnya yang eksplosif, teknik tinggi, dan mental pemenang membuatnya dicintai penggemar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Sejak gantung sepatu, Zlatan tak hanya menikmati waktu luang, tetapi juga aktif berkeliling dunia untuk berbagi inspirasi melalui aktivitas sosial.
Di Sumba, ia tampak menikmati interaksi dengan warga lokal, memperlihatkan sisi rendah hati dari seorang legenda.
“Zlatan bukan cuma pemain hebat, tapi juga inspirator global,” tulis seorang netizen di kolom komentar.
Berita Terkait
-
4 Poin Menohok dari Amukan Megawati di Kongres PDIP
-
Kongres PDIP di Bali Tanpa Gangguan : Yang Merencanakan Tidak Sempat Bersiap-siap
-
Alasan di Balik Pengosongan Jabatan Sekjen PDIP Meski Hasto Kristiyanto Sudah Kembali
-
Efek Domino Inter Milan Bisa Buka Jalan Jay Idzes ke Genoa
-
Jelajahi Club Bali dan Beberapa Destinasi Seru di Pulau Surga
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan