Suara.com - Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, masuk dalam skuad Venezia yang akan menjalani pemusatan latihan di Belgia dan Prancis. Apakah ini tanda dirinya akan dijual ke klub di dua negara itu?
Nama Jay Idzes terus diperbincangkan sepanjang libur kompetisi musim panas 2025 karena rumor yang terus menerus menerpanya.
Bek berusia 25 tahun itu terus diterpa rumor akan hengkang dari Venezia usai dikaitkan dengan banyak klub-klub Italia sepanjang musim panas ini.
Sejak Venezia resmi terdegradasi dari Serie A 2024-2025, Idzes langsung menjadi buruan karena penampilan apiknya di lini belakang.
Tercatat tim-tim seperti Juventus, Inter Milan, AC Milan, Atalanta, Torino, Genoa, Bologna, Udinese, Sassuolo, dan Pisa, dirumorkan meminati Idzes.
Hanya saja sejak rumor itu berkembang, eks bek Go Ahead Eagles ini tak kunjung mendapat klub baru di musim panas ini.
Dikabarkan belum adanya klub yang meminangnya hingga saat ini karena Venezia memasang harga yang tinggi untuk Idzes.
Di tengah kencangnya rumor kepindahannya, Idzes justru dibawa oleh I Lagunari untuk menjalani pemusatan latihan di Belgia dan Prancis.
Apakah pemusatan latihan ini juga akan membuat Idzes dilepas oleh Venezia ke klub Belgia ataupun Prancis?
Baca Juga: Siapa Dooren? Pemain Keturunan Indonesia Gabung ke AC Milan, Sudah Cetak 16 Gol
Dikaitkan dengan Juara Liga Prancis
Sekadar informasi, Venezia sudah melakukan pemusatan latihan di Belgia dan Prancis sejak awal Agustus 2025, di mana Jay Idzes menjadi satu dari 27 pemain yang dibawa sang pelatih, Giovanni Stroppa.
Di pemusatan latihan ini, Venezia dijadwalkan akan menghadapi tiga tim, yakni K Beerschot VA, Lille, dan AFC Tubize.
Venezia sudah membuka laga uji coba dengan menghadapi K Beerschot VA pada Sabtu (3/8/2025) yang berakhir dengan skor 1-1.
Di laga tersebut, Idzes tak diturunkan sama sekali. Bahkan namanya tak masuk dalam daftar susunan pemain I Lagunari.
Jika dihitung, maka sepanjang pramusim 2025 ini eks bek FC Eindhoven itu sudah absen di tiga laga uji coba terakhir Venezia.
Absennya Idzes membuat rumor kepindahannya makin nyata. Biasanya, klub-klub Eropa tak mau pemain yang akan dijual mengalami cedera atau dalam kondisi kelelahan saat akan dijual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset