Suara.com - Torino tampaknya benar-benar serius ingin mendatangkan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, dari Venezia pada bursa transfer musim panas 2025.
Klub asal Turin itu bahkan rela merogoh kocek cukup dalam demi mengamankan jasa kapten Timnas Indonesia itu.
Langkah Torino ini berkaitan erat dengan rencana penjualan bek mereka, Saul Coco, ke Spartak Moscow.
Menurut laporan dari Tuttomercatoweb, Torino mematok harga sebesar 15 juta euro untuk Coco.
Dana segar dari penjualan ini nantinya akan digunakan sebagai modal utama untuk memboyong Idzes.
Jay Idzes menjadi target prioritas pelatih Marco Baroni guna memperkuat sektor pertahanan Torino di Serie A musim depan.
Tak hanya Idzes, klub juga mengincar rekannya di Venezia, Gaetano Oristanio, dalam satu paket transfer.
Kabar terbaru dari jurnalis kenamaan Marco Conterio menyebutkan bahwa Torino siap mengajukan penawaran di kisaran 8 hingga 9 juta euro untuk merekrut Idzes.
“Torino sedang bekerja menyelesaikan transfer Saul Coco ke Spartak Moscow,” tulis Conterio melalui akun X @marcoconterio.
Baca Juga: Wah Gila, Satu Lagi Klub Eropa Rebutan Jay Idzes, Total Ada Berapa?
“Setelah itu, fokus mereka adalah Jay Idzes dengan kesepakatan 8-9 juta euro plus persentase penjualan di masa depan,” lanjutnya.
Artinya, negosiasi antara Torino dan Venezia tidak hanya melibatkan nominal uang, tetapi juga formula kesepakatan dan klausul lanjutan seperti bonus performa hingga hak penjualan di masa depan.
Torino ingin bergerak cepat menyelesaikan negosiasi ini. Kabarnya, Direktur Olahraga Torino Davide Vagnati dan perwakilan Venezia Filippo Antonel tengah menjajaki kesepakatan ganda untuk transfer Idzes dan Oristanio.
“Davide Vagnati dan Filippo Antonel sedang mengupayakan negosiasi ganda untuk Idzes dan Oristanio,” jelas Conterio.
Pertemuan lanjutan antar kedua klub dijadwalkan berlangsung dalam beberapa jam ke depan.
Penjualan Saul Coco menjadi titik krusial dalam saga transfer ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo