Suara.com - Timnas Putri Indonesia menghadapi ujian berat pada laga pembuka Grup A Piala AFF Wanita 2025 melawan Thailand.
Pertandingan yang digelar di Lach Tray Stadium, Rabu (6/8/2025) sore, berakhir dengan skor 0-5 untuk keunggulan Thailand di babak pertama.
Dominasi tim Gajah Putih membuat Garuda Pertiwi kesulitan mengembangkan permainan lawan.
Thailand langsung menunjukkan agresivitas sejak menit awal.
Pada menit keenam, Karnjanathat Phomsiri membuka keunggulan lewat sundulan akurat yang gagal diantisipasi kiper Indonesia, Laita Masyukuroh.
Gol ini menjadi pukulan awal bagi tim asuhan Joko Susilo, yang tampak kesulitan menahan tekanan lawan.
Thailand terus mengendalikan permainan dengan penguasaan bola yang superior, membuat lini tengah Indonesia sulit menemukan ritme.
Pada menit ke-19, Madison Casteen menggandakan keunggulan Thailand dengan tendangan jarak jauh yang kembali memperdaya Laita.
Dominasi Thailand semakin terlihat ketika wasit memberikan hadiah penalti pada menit ke-25 setelah pelanggaran Rosdilah Nurrohmah terhadap Phomsiri di kotak penalti.
Baca Juga: 2 Masalah Mengintai Timnas Putri Indonesia Jelang Hadapi Thailand
Phomsiri, yang tampil gemilang, sukses mengeksekusi penalti dengan mengecoh Laita, mengubah skor menjadi 3-0.Menjelang akhir babak pertama, Thailand tak mengendurkan serangan.
Pichayatida Manowang mencetak gol keempat pada menit ke-40 melalui sontekan akurat setelah menerima umpan silang dari Chatchawan Rodthong.
Hanya berselang satu menit, Janista Jinantuya menutup babak pertama dengan gol kelima lewat tendangan voli memukau, memanfaatkan umpan lambung dari Pluemjai Sontisawat.
Skor 5-0 untuk Thailand menjadi penutup babak pertama yang pahit bagi Indonesia.Timnas Putri Indonesia, yang tampil dengan formasi bertahan, kesulitan menembus lini pertahanan Thailand.
Upaya pemain seperti Reva Octaviani dan Isa Warps untuk menciptakan peluang sering terhenti di lini tengah akibat pressing ketat lawan.
Meski begitu, perjuangan pemain belakang seperti Remini Chere Rumbewas patut diapresiasi karena mampu mencegah beberapa peluang berbahaya, termasuk blok krusial terhadap tendangan Phomsiri di menit ke-12.
Berita Terkait
-
2 Masalah Mengintai Timnas Putri Indonesia Jelang Hadapi Thailand
-
Mengenal Maylin Spaeni, Pemain Diaspora Timnas Putri U-20yang Lancar Berbahasa Indonesia
-
Sinopsis Gold Rush Gang, Film Thailand Terbaru Mum Jokmok dan Bank Thiti
-
Piala AFF Wanita: Timnas Indonesia Diperkuat 23 Pemain, Berikut Daftarnya!
-
Daftar Lengkap 22 Garuda Muda ke Thailand International Series 2025: Siapa Jadi Bintang Baru?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
6 Parfum Pria Tahan Lama yang Cocok di Iklim Tropis, Wanginya Segar dan Maskulin
-
Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh
-
4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi
-
Studio Passione Garap Anime Gourmet Berjudul I Love Dokagui! Mochizuki-san
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Suspensi Berlanjut, Saham WIKA Masih Belum Bisa Dibeli
-
Investor China Ancam Seret Proyek PSEL Makassar ke Arbitrase Internasional, Klaim Rugi Rp2,4 T
-
Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang