Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, semakin dekat untuk melanjutkan kariernya ke klub Serie A, Torino.
Setelah tampil impresif bersama Venezia, bek tengah berusia 25 tahun itu kini menjadi buruan panas di bursa transfer musim panas 2025.
Kabar terbaru disampaikan oleh jurnalis transfer terkemuka asal Italia, Nicolò Schira.
Lewat akun Twitter-nya, Schira mengungkap bahwa Jay Idzes telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Torino terkait kontrak jangka panjang hingga tahun 2029 dengan nilai gaji mencapai €1 juta per musim (sekitar Rp17,4 miliar).
“Jay #Idzes telah menyepakati syarat pribadi untuk kontrak hingga 2029 (€1 juta per tahun) dengan #Torino, yang kini sedang berupaya mencapai kesepakatan dengan #Venezia di kisaran 8-9 juta euro plus bonus,” tulis Schira.
Sementara itu, menurut laporan Tuttosport, bek Venezia ini semakin dekat bergabung dengan Torino, namun langkah tersebut bergantung pada penjualan Saul Coco ke Spartak Moskwa.
Kabar ini memicu antusiasme besar di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, yang berharap Idzes tetap bersinar di kasta tertinggi Liga Italia meski Venezia terdegradasi ke Serie B.
Namun, Il Toro-- julukan Torino belum memasukkan Saul Coco ke daftar jual meski sang bek menjalani musim 2024/25 yang mengecewakan.
Spartak Moskwa telah mengajukan tawaran €14-15 juta (sekitar Rp266-285 miliar), tetapi Torino bersikeras hanya akan melepas Coco jika tawaran mendekati €20 juta (Rp380 miliar), yang akan menghasilkan keuntungan besar dari investasi €8,2 juta musim lalu.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia vs Kuwait Terungkap, Alex Pastoor Tak Sengaja Bocorkan Detail Laga
Menurut jurnalis Alfredo Pedullà, dana dari penjualan Coco akan menjadi kunci untuk mendanai transfer Idzes, yang dinilai sebagai pengganti ideal di lini belakang.
Tuttosport melaporkan bahwa Direktur Olahraga Torino, Davide Vagnati, telah mengajukan tawaran €8 juta plus bonus (sekitar Rp140 miliar) untuk Idzes, serta jumlah serupa untuk winger Venezia, Gaetano Oristanio.
Tawaran ini menunjukkan ambisi Torino untuk memperkuat skuad di bawah pelatih baru, Marco Baroni, dengan pemain serbabisa seperti Idzes, yang tampil impresif dengan 30 penampilan dan tiga gol di Serie A musim lalu.
Namun, laporan dari Gianluca Di Marzio menyebutkan bahwa Sassuolo saat ini memimpin perburuan untuk Idzes, dengan Genoa juga sempat menunjukkan minat sebelum beralih ke target lain.
Persaingan untuk mendapatkan Idzes semakin sengit. Sassuolo, yang baru promosi ke Serie A, melihat Idzes sebagai pilar untuk mempertahankan status mereka di kasta tertinggi.
Venezia mematok harga Idzes sekitar €10 juta (Rp190 miliar), dan Torino berupaya menekan harga dengan menawarkan klausul persentase penjualan di masa depan.
Negosiasi untuk Idzes dan Oristanio juga bisa melibatkan gelandang muda Torino, Aaron Ciammaglichella, sebagai bagian dari kesepakatan untuk menurunkan biaya transfer.
Berita Terkait
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Kuwait Terungkap, Alex Pastoor Tak Sengaja Bocorkan Detail Laga
-
Jay Idzes Tak Main 2 Laga Pramusim Venezia, Tanda Segera Pergi?
-
Torino Tunggu Hasil Penjualan Saul Coco untuk Gaet Jay Idzes
-
Elkan Baggott Cetak Sejarah 1 Detik Championship Liga Inggris 2025 Dimulai, Jadi Satu-satunya...
-
Kontras Nasib Justin Hubner: Bintang Timnas Indonesia, Harus Buktikan Diri dari Nol di Eropa
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?