Suara.com - Drama transfer di Serie A semakin memanas dengan kabar terbaru dari Inter Milan, yang tengah berjuang mengamankan tanda tangan Ademola Lookman dari Atalanta.
Namun, menurut laporan Sky Sport Italia, Inter telah menyiapkan daftar cadangan berisi empat pemain alternatif.
Dari empat nama itu, ada pemain yang pernah jadi korban pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam yakni Alejandro Garnacho.
Saat FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Argentina, Garnacho sempat mendapat tekel keras dari Asnawi. Aksi ini pun sempat viral.
Kembali ke incaran Inter Milan. Selain Garnacho, tiga pemain lainnya ialah Christopher Nkunku, Jadon Sancho, dan Antonio Nusa.
Ademola Lookman, bintang Atalanta yang mencetak hat-trick di final Liga Europa 2023/2024, tetap menjadi target utama Inter Milan untuk memperkuat lini serang.
Namun, dengan Atalanta mematok harga €50-55 juta (sekitar Rp950 miliar-Rp1 triliun) dan Lookman mogok latihan untuk memaksa kepindahan, Inter mulai realistis bahwa transfer ini bisa gagal.
Presiden Inter, Beppe Marotta, tidak ingin membayar lebih dari €45 juta plus bonus, sehingga klub mulai melirik opsi lain.
Empat Nama di Daftar Inter
Baca Juga: Rumor Arsenal Kejar Ademola Lookman Hoaks, Inter Milan Masih di Depan
Christopher Nkunku (Chelsea): Pemain Prancis berusia 27 tahun ini kesulitan mendapat tempat di skuad Chelsea musim ini setelah cedera panjang.
Dengan 20 gol dalam 81 penampilan untuk The Blues, Nkunku bisa dipinjam dengan opsi pembelian, menjadikannya target menarik untuk Inter.
Alejandro Garnacho (Manchester United): Winger Argentina berusia 21 tahun ini kehilangan tempat di United setelah kedatangan Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo.
Inter melihatnya sebagai opsi pinjaman jangka pendek dengan potensi besar, mengingat 15 gol dan 10 assistnya di Premier League.
Jadon Sancho (Manchester United): Pemain Inggris berusia 25 tahun ini kembali tersisih di Old Trafford, dengan gaji £300 ribu per pekan menjadi beban.
Inter tertarik meminjamnya untuk menghidupkan kembali kariernya, seperti saat ia bersinar di Borussia Dortmund.
Berita Terkait
-
Rumor Arsenal Kejar Ademola Lookman Hoaks, Inter Milan Masih di Depan
-
Liverpool Harus Bayar Berapa agar Newcastle Melepas Alexander Isak?
-
Haaland Baru Mendarat dengan Jet Pribadi! Siapa Sebenarnya Benjamin Sesko?
-
Gagal ke NAC Breda? Thom Haye Justru Dibidik Klub Luar Belanda
-
Rekap Bursa Transfer Premier League 2025/2026: Siapa Paling Boros dan Pemain Termahal?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan