Suara.com - Arema FC siap mengawali BRI Super League 2025/26 dengan misi spesial, meraih kemenangan atas PSBS Biak di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (11/8/2025) pukul 15.30 WIB.
Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 klub berjuluk Singo Edan, pelatih Marcos Santos menjanjikan kado manis berupa tiga poin untuk Aremania.
Arema FC memiliki rekor head-to-head yang cukup menguntungkan melawan PSBS Biak, yang baru promosi ke kasta tertinggi pada musim lalu.
Dari dua pertemuan di Liga 1 2024/25, Arema meraih empat poin.
Pada 21 Desember 2024, di bawah asuhan caretaker Kuncoro, Arema menang dramatis 3-2 atas PSBS di pekan ke-16.
Sementara pada 18 Mei 2025, di Stadion Lukas Enembe, Papua, kedua tim bermain imbang 2-2, dengan gol penyelamat Arema dicetak Salim Tuharea di menit ke-83.
Catatan ini menjadi modal berharga bagi Singo Edan untuk tampil percaya diri.
Marcos Santos, pelatih asal Brasil, menegaskan komitmen timnya untuk memberikan penampilan terbaik.
“Besok adalah hari spesial. Kami selalu mendedikasikan diri untuk hasil luar biasa,” ujarnya dalam konferensi pers sebelum laga.
Baca Juga: Persija Jakarta Datangkan Eks Bayern Munich hingga Radamel Falcao? Mauricio Souza: Mungkin Saja...
“Ini hari ulang tahun Arema, dan kami ingin merayakannya dengan kemenangan,” tambahnya.
Seperti diketahui Arema musim ini diperkuat 34 pemain. Baginya jumlah tersebut justru menjadi keuntungan untuk menjaga kualitas tim di tengah kemungkinan cedera dan akumulasi kartu.
"Arema tim besar punya kualitas bagus. Tentu panjang bisa akumulasi dan cedera, harus siap semua. Banyak pemain tapi apa yang saya lakukan bisa disatukan, harus bermain 11 pemain dan sudah siap," imbuhnya.
Dukungan Aremania, yang dikenal fanatik, diharapkan menjadi energi tambahan di Stadion Kanjuruhan.
Sayangnya, perjalanan Arema menuju laga ini tak mulus.
Pramusim mereka di Piala Presiden 2025 berjalan buruk, hanya meraih satu poin dari hasil imbang 2-2 melawan Liga Indonesia All Star dan kalah telak 0-4 dari Oxford United serta 0-3 dari Persija Jakarta.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Datangkan Eks Bayern Munich hingga Radamel Falcao? Mauricio Souza: Mungkin Saja...
-
Carlos Pena Beberkan Alasan Simpan Hokky Caraka, Ada Kendala soal Adaptasi?
-
Persija Hajar Persita, Mauricio Souza Persembahkan Kemenangan untuk Anaknya di Brasil, Kenapa?
-
Jordi Amat Debut, Persija Jakarta Pesta Gol saat Jamu Persita Tangerang
-
Alasan Justin Hubner Pilih Fortuna Sittard ketimbang Ikuti Jejak Rafael Struick di Liga Indonesia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan