Suara.com - Dimas Adi Prasetyo jadi pembeda di 45 menit pertama pertandingan Piala Kemerdekaan 2025 antara Timnas Indonesia U-17 vs Uzbekistan.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Jumat (15/8/2025) pukul 19.30 WIB, Dimas Adi Prasetyo mencetak gol apik yang membawa anak asuh Nova Arianto untuk sementara unggul 1-0.
Golnya pada menit ke-17, yang lahir dari aksi individu brilian, tidak hanya membawa tim unggul 1-0, tetapi juga menegaskan potensi besarnya di kancah internasional.
Siapa sebenarnya Dimas Adi Prasetyo, dan bagaimana perjalanan kariernya hingga mencapai momen ini?
Dimas Adi Prasetyo lahir di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada 13 April 2008. Ia tumbuh di keluarga sederhana, dengan ayah yang juga mantan pemain sepak bola antar kampung.
Dimas Adi di salah satu momen wawancara mengatakan bahwa aktivias tarkamnya bahkan dilakoni sampai ke kota Palu.
Ibunya, seorang guru, selalu mendukung mimpi besarnya, meski jarak 283 kilometer dari Parigi Moutong ke Palu sering menjadi tantangan.
Perjalanan karier Dimas dimulai di Sekolah Sepak Bola (SSB) Persita Taupa dan SSB Labuan Beru, di mana ia mengasah bakatnya melalui kompetisi seperti Piala Soeratin dan Liga Top Skor.
Hingga akhirnya, ia lolos seleksi PSM Makassar U-18 pada 2023.
Baca Juga: Gol Cantik Dimas Adi Prasetyo Bawa Timnas U-17 Ungguli Uzbekistan
Di EPA Liga 1 U-18 2024/2025, Dimas tampil dalam 24 pertandingan, mencetak enam gol dan tiga assist, kontribusi yang signifikan membawa PSM U-18 meraih gelar juara.
Panggilan ke Timnas U-17 Indonesia bukan kejutan besar.
Pada Juli 2025, Dimas masuk dalam 34 pemain yang dipanggil Nova Arianto untuk TC persiapan Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Di TC yang berlangsung di Bali hingga 20 Agustus 2025, Dimas bersaing ketat dengan 11 penyerang lain, termasuk M Mierza dari Persik Kediri dan Josh Holong dari Persija Jakarta.
Namun, performanya di Piala Kemerdekaan 2025, termasuk gol melawan Uzbekistan, menegaskan bahwa ia layak menjadi bagian skuad final.
Berita Terkait
-
Gol Cantik Dimas Adi Prasetyo Bawa Timnas U-17 Ungguli Uzbekistan
-
Piala Kemerdekaan 2025: Kans Menang Skuat Garuda Muda Melawan Uzbekistan U-17 KW 2
-
Nova Arianto Rombak Starting XI Timnas Indonesia U-17 Saat Jumpa Uzbekistan
-
Gara-Gara Parit di Stadion Sumut, Nova Arianto Larang Timnas U-17 Selebrasi Berlebihan
-
Lawan Uzbekistan Nanti Malam, PR Nova Arianto Harus Benahi Fokus Pemain
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Miroslav Koubek Mundur dari Kursi Kepelatihan Ceko Usai Kegagalan Total di Piala Dunia 2026
-
Tersingkir Dramatis, Moriyasu Sebut Jepang Makin Dekati Level Brasil
-
Singa Atlas Mengaum! Maroko Pulangkan Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis di Piala Dunia 2026
-
Deretan Rekor Memalukan Jerman usai Kalah dari Paraguay di Piala Dunia 2026