Suara.com - UEFA melalui Badan Kontrol, Etik, dan Disiplin (CEDB) mengumumkan keputusan sanksi pada 31 Juli 2025, yang menyasar pemain Barcelona.
Robert Lewandowski dan Lamine Yamal masing-masing didenda €5.000 atau setara Rp94 juta karena terlambat hadir di pos pemeriksaan anti-doping usai laga.
Menurut UEFA, tindakan ini melanggar pasal 21.8 dan 21.10(a) yang mewajibkan pemain untuk segera hadir di area kontrol doping setelah pertandingan berakhir.
Penting untuk dicatat, sanksi ini hanya bersifat prosedural. Tidak ada indikasi atau bukti bahwa Lewandowski atau Yamal menggunakan zat terlarang.
UEFA menegaskan, denda tersebut diberikan untuk menekankan kepatuhan penuh terhadap protokol anti-doping dan memastikan integritas kompetisi tetap terjaga.
Namun kontroversi Barcelona tidak berhenti di situ.
Pelatih kepala Hansi Flick dan asisten Marcus Sorg juga dijatuhi sanksi berupa denda €20.000 masing-masing serta larangan bertugas satu pertandingan UEFA akibat perilaku tidak sportif di pinggir lapangan.
UEFA menyebutkan, kedua pelatih melakukan kritik terbuka terhadap wasit serta pelanggaran kode etik umum selama pertandingan, yang dianggap sebagai “unsportsmanlike behavior.”
Selain itu, klub Barcelona sendiri juga mendapatkan denda terkait perilaku penonton.
Baca Juga: Ada Manchester United di Tengah Konflik Gavi vs Fermin Lopez, Kok Bisa?
UEFA menjatuhkan denda €5.250 karena benda dilempar ke lapangan dan €2.500 akibat penggunaan kembang api di dalam stadion.
Akibat sanksi ini, Barcelona harus menghadapi pertandingan Liga Champions berikutnya tanpa Flick dan Sorg di bangku cadangan, yang berpotensi memengaruhi strategi dan manajemen tim saat pertandingan berlangsung.
Denda terhadap Lewandowski dan Yamal menekankan zero tolerance UEFA terhadap pelanggaran prosedur anti-doping, meski keduanya tidak positif menggunakan zat terlarang.
UEFA ingin memastikan bahwa semua pemain dan staf mematuhi aturan yang ada, menjaga keadilan dan integritas kompetisi Eropa.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Titik Terang Polemik Paspor, 4 Pemain Timnas Indonesia Tak Akan Lama Dibekukan Klub Belanda
-
Frans Putros dan Patricio Matricardi Absen Lawan Semen Padang, Bojan Tak Khawatir
-
Bukan Calvin Verdonk, Pesan Pemain Senilai 12 Miliar Jadi Motivasi Dony Tri Pamungkas
-
Alasan Maarten Paes Lolos Sanksi 'Skandal Paspor' KNVB
-
Rahasia Dony Tri Pamungkas Gocek Dua Pemain Bulgaria Sampai Tabrakan
-
Dean James hingga Justin Hubner Terancam Tak Lagi Bisa Bela Timnas Indonesia Buntut Skandal Paspor
-
Justin Hubner Cuma Bisa Geleng-geleng Isu Paspor di Liga Belanda
-
Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan: Andai Tahu Begini, Saya Pilih Timnas Indonesia
-
Ditunggu Calvin Verdonk di Eropa, Dony Tri Pamungkas Masih Ragu
-
Jordi Amat Cerita Pengalaman Menarik Usai Perkuat Timnas Indonesia di Ajang FIFA Series 2026