Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza kesal satu pemainnya Allano Lima diganjar kartu merah yang menurutnya tidak perlu terjadi.
Itu terjadi saat duel antara Persija Jakarta kontra Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (16/8/2025) malam WIB.
Adapun dalam pertandingan itu Persija menang telak 3-0. Sayang di akhir pertandingan Allano diusir wasit akibat ulah yang tidak perlu.
Allano Lima mendapatkan kartu merah usai bersitegang dengan kapten Persis, Cleylton.
Mauricio Souza kesal karena kartu merah itu diberikan selepas Persija sudah unggul 3-0 atas Persis yang menurutnya tak seharusnya terjadi.
Kejadian itu bermula setelah Persija mencetak gol ketiganya lewat Eksel Runtukahu pada menit ke-90+3.
Allano Lima adu argumen dengan Cleylton di dekat bench pemain Persis yang membuat sang pemain diganjar kartu kuning keduanya.
Sedangkan Cleylton hanya mendapatkan kartu kuning.
"Jadi, saya sangat menyayangkan kartu merah Allano, seharusnya ia tidak menerimanya karena di pertandingan tadi kami sudah unggul 3-0," kata Souza kepada awak media.
Baca Juga: Witan Sulaeman Ungkap Rahasia Persija Jakarta Bisa Hajar Persis Solo 3-0
"Seharusnya dia bisa mengontrol emosinya, tim yang tertinggal pastinya ingin mengejar ketertinggalan, dan kita harus menghargai itu," jelasnya.
Lebih lanjut, juru formasi asal Brasil itu menyebut seharusnya Cleyton juga diganjar kartu merah.
"Saya pikir kedua pemain harus mendapatkan kartu merah karena pemain mereka (Jose Cleylton) juga mendorong Allano terlebih dahulu," ucapnya.
"Namun, saya tidak habis pikir kenapa Allano melakukan hal itu," pungkasnya.
Kemenangan atas Persis membuat Persija mengantongi dua cleansheet. Sebelumnya, tim kesayangan Jakmania itu menang dengan skor telak 4-0.
Berita Terkait
-
Witan Sulaeman Ungkap Rahasia Persija Jakarta Bisa Hajar Persis Solo 3-0
-
Persija Kembali Datangkan Pemain Asal Brasil Lagi, Mauricio Souza Ungkap Sosoknya
-
Pelatih Persija Jakarta Anggap Timnya Layak Tundukkan Persis Solo
-
Superior! Ini Statistik Memukau Persija Jakarta Usai Bantai Persis Solo di Manahan
-
Persija Jakarta Lanjutkan Tren Kemenangan, Bantai Persis Solo 3-0
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat