Suara.com - Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink yang juga guru dari juru formasi Timnas Indonesia, Patrick Kluivert bingung tim asuhannya kalah di dua laga awal Super League 2025/2026, meski dihuni sejumlah pemain bintang.
Dewa United yang digadang-gadang menjadi juara Super League musim ini di luar ekspektasi jadi pecundang setelah menelan dua kekalahan.
Padahal, tim berjuluk Banten Warrior itu seharusnya dapat menang mudah mengingat banyak nama-nama besar di dalam tim.
Sebut saja Rafael Struick, Egy Maulana Vikri, Stefano Lilipaly, dan Ricky Kambuaya adalah pemain berlabel Timnas Indonesia.
Belum lagi pemain asing yang terbukti kualitasnya seperti Nick Kuipers, Hugo 'Jaja' Gomas, Taise Marukawa, Alex Martins, dan Privat Mbarga.
Meski bertabur pemain-pemain bintang Dewa United tak bisa berbuat banyak dalam dua laga awal Super League musim ini.
Dewa United kalah 1-3 dari Malut United pada laga pertama Super League 2025/2026 di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (9/8/2025).
Selanjutnya, Dewa United juga kalah 0-2 dari Semen Padang pada pekan kedua Super League 2025/2026 di Stadion H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Jumat (15/8/2025).
Jan Olde mengaku kekalahan ini di luar ekspektasi dirinya, padahal saat masa persiapan Egy Maulana Cs sudah maksimal.
Baca Juga: Eks Vasco da Gama Bakal Jadi Kartu AS Persija Lawan MU di JIS
"Setelah dua kali kalah, ini jauh dari ekspektasi yang saya bayangkan," kata Jan Olde dalam keterangannya.
"Padahal waktu pramusim, kami sudah bermain bagus tapi di dua laga awal kami kalah," jelas juru taktik asal Belanda itu.
Sementara itu, bek Dewa United, Cassio Scheid, kecewa timnya menelan dua kekalahan beruntun.
Namun, ia tak mau larut dan bertekad bangkit demi target menjadi juara.
"Kami akan lanjut bekerja keras lagi," ujar Cassio.
"Kami akan berusaha mencari kemenangan yang belum didapatkan," sambungnya.
Selanjutnya, Dewa United akan menantang Persik Kediri pada pekan ketiga Super League 2025/2026 di Stadion Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, 22 Agustus 2025.
Di atas kertas Dewa United seharusnya bisa mengalahkan Persik Kediri meski statusnya laga tandang.
Berita Terkait
-
Eks Vasco da Gama Bakal Jadi Kartu AS Persija Lawan MU di JIS
-
Tiket Timnas Indonesia vs Kuwait dan Lebanon Resmi Dirilis: Dijual Mulai 19 Agustus
-
BRI Super League: Selebrasi Kemenangan ala Madura United Curi Perhatian
-
Witan Sulaeman Ungkap Rahasia Persija Jakarta Bisa Hajar Persis Solo 3-0
-
BRI Liga 1: Menang di Markas Persita, Momen Kebangkitan Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar
-
Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka