Suara.com - Arsenal tengah dihadapkan pada masalah serius setelah Kai Havertz mengalami cedera lutut yang membuatnya absen cukup lama.
Kondisi ini memunculkan rumor manajemen The Gunners mencari opsi baru di bursa transfer, dan nama Alexander Isak dari Newcastle United muncul sebagai kandidat terkuat.
Menurut laporan The Athletic, Havertz tidak terlihat dalam sesi latihan terbuka Arsenal pada Rabu (20/8/2025), sebelum kemudian dipastikan mengalami cedera.
Situasi ini membuat Mikel Arteta kehilangan salah satu pemain serbaguna yang musim lalu berperan penting di lini serang.
Isak, yang sejak lama masuk daftar incaran Arsenal, kini menjadi target realistis.
Meski Newcastle memasang harga selangit, sekitar £150 juta, situasi internal klub membuat peluang terbuka.
Striker asal Swedia itu dikabarkan mulai tidak betah setelah tawaran Liverpool senilai £110 juta ditolak dan dirinya menolak kembali berlatih bersama The Magpies.
Dalam pernyataan di media sosial, Isak menyebut ada janji yang tidak ditepati manajemen Newcastle, sehingga hubungan mereka sulit dilanjutkan.
Hal ini membuat Arsenal berpeluang menikung Liverpool dalam perebutan tanda tangannya.
Baca Juga: Respons Pelatih Newcastle United Soal Polemik Alexander Isak
Sky Sports melaporkan Newcastle baru akan melunak jika ada tawaran tambahan sekitar £25 juta di atas proposal Liverpool.
Artinya, Arsenal perlu menyiapkan dana besar untuk mendatangkan penyerang berusia 25 tahun itu.
Arsenal sebenarnya sudah merekrut Viktor Gyokeres musim panas ini, namun cedera Havertz membuat kebutuhan lini depan kembali mendesak.
Jika transfer Isak terwujud, Arteta akan memiliki duet penyerang asal Skandinavia yang bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Premier League.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Respons Pelatih Newcastle United Soal Polemik Alexander Isak
-
Alejandro Garnacho Tolak Bayern Munich, Cuma Ingin Pindah ke Rival MU Satu Ini
-
Drama Bursa Transfer Juventus: Sulit Lepas Vlahovic, Rugi Kalau Jual Douglas Luiz
-
Eks MU Wanti-wanti Arsenal: Viktor Gyokeres Bisa Gagal di Premier League
-
Aturan FIFA Beri Jalan Alexander Isak Tinggalkan Newcastle United
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP
-
Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia
-
Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah
-
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
-
Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027
-
Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi