Suara.com - Juventus kembali tersudut di bursa transfer musim panas ini. Dua nama besar, Dusan Vlahovic dan Douglas Luiz, kini jadi sorotan utama yang bisa menentukan arah langkah Si Nyonya Tua musim depan.
Striker asal Serbia itu disebut sebagai “masalah besar” bagi Juventus.
Kontrak Vlahovic bernilai €12 juta atau sekitar Rp228 miliar per musim dan akan habis akhir musim ini.
Situasi ini membuat Juventus kesulitan mencari klub yang mau menanggung beban gajinya.
Pakar transfer Italia, Alfredo Pedulla, menyebut Vlahovic akan jadi beban Juventus andai Kolo Muani berhasil didatangkan di bursa transfer musim ini.
“Dia bisa saja menjadi striker ketiga jika Juventus mendatangkan Kolo Muani, tapi striker butuh bermain, terutama di tahun Piala Dunia,” kata Pedulla dikutip dari Football Italia.
AC Milan sempat muncul sebagai kandidat utama untuk merekrut Vlahovic.
Namun Rossoneri juga mempertimbangkan opsi lain seperti Rasmus Hojlund, sehingga nasib Vlahovic masih menggantung hingga detik terakhir bursa transfer.
Risiko Juventus Melepas Douglas Luiz
Di sisi lain, Juventus disebut hampir merampungkan penjualan Douglas Luiz ke Nottingham Forest dengan nilai transfer €35-38 juta.
Baca Juga: Berakhir Antiklimaks, Pascal Struijk Kini Senasib Jay Idzes
Namun menurut Pedulla, langkah itu justru bisa jadi kesalahan fatal.
“Kalau saya diberi pilihan, saya akan memberi Douglas Luiz kesempatan lagi. Jika bermain dengan kepercayaan diri, dia bisa tampil sangat baik. Menjualnya sekarang menurut saya adalah kesalahan,” tegasnya.
Juventus Cari Alternatif di Bursa Transfer
Tak berhenti di situ, Juventus juga memantau peluang perekrutan baru. Jika Nico Gonzalez benar-benar hengkang ke Atletico Madrid, Si Nyonya Tua disebut bisa bergerak untuk membidik Edon Zhegrova dari Lille, meski persaingan dengan Marseille diprediksi ketat.
Situasi pelik ini membuat Juventus harus benar-benar berhati-hati. Keputusan soal Vlahovic, Douglas Luiz, dan pemain incaran baru bisa jadi faktor penentu apakah klub asal Turin ini mampu bersaing di musim 2024/2025 atau justru makin tenggelam dalam krisis.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?
-
Peringatan untuk Bojan Hodak! Bali United Serius Jegal Persib Bandung
-
Performa Dean Zandbergen yang Bikin Timnas Indonesia Harus Segera Rekrut Naturalisasi
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero, Jakarta Targetkan Eksposur Global Lewat Clash of Legends