Suara.com - AC Milan harus gigit jari dalam perburuan Rasmus Hojlund. Striker muda Manchester United itu menolak tawaran Rossoneri yang hanya berupa pinjaman dengan opsi pembelian, karena dirinya lebih mengutamakan transfer permanen.
Hojlund, yang juga menjadi incaran Napoli dan sempat didekati RB Leipzig, dikabarkan enggan dengan skema pinjaman.
Sikapnya ini sejalan dengan keinginan Manchester United yang lebih memilih melepas sang pemain secara penuh ketimbang sekadar meminjamkan.
Menurut laporan Sky Sports, Napoli kini berada di posisi terdepan.
Klub besutan Antonio Conte tengah mencari solusi cepat setelah Romelu Lukaku harus menepi karena cedera.
Kesempatan tampil di Liga Champions disebut menjadi salah satu senjata andalan Napoli untuk merayu Hojlund.
Leipzig Mundur, Napoli Gaspol
RB Leipzig sebenarnya sempat berminat merekrut Hojlund. Langkah itu dikaitkan dengan potensi penjualan Benjamin Sesko ke Manchester United.
Namun, rencana tersebut kandas setelah klub Bundesliga itu memilih mendatangkan Romulo dari Goztepe sebagai pengganti Sesko.
Nasib Hojlund di MU Kian Suram
Awalnya, Hojlund masih ingin bersaing memperebutkan tempat di skuad utama Manchester United.
Baca Juga: Robert Lewandowski Mulai Uzur, Barcelona Bidik Julian Alvarez
Namun, sinyal buruk muncul setelah namanya tak dimasukkan dalam daftar pemain saat laga kontra Arsenal akhir pekan lalu.
Situasi makin pelik karena hadirnya Sesko membuat peluangnya di lini depan semakin menipis.
Pelatih MU, Ruben Amorim, memang belum benar-benar menutup pintu bagi Hojlund.
Tetapi fakta bahwa ia tak lagi jadi prioritas, membuat striker Denmark itu mulai serius mempertimbangkan opsi hengkang.
Napoli Unggul Dibanding Milan
Berbeda dengan AC Milan yang gagal meyakinkan sang pemain, Napoli punya daya tarik lebih.
Selain jaminan menit bermain, klub asal Italia Selatan itu juga mampu memberikan panggung Liga Champions—sesuatu yang sulit ditolak oleh pemain muda seperti Hojlund.
Sebagai catatan, Hojlund baru bergabung dengan Manchester United pada musim panas 2023 di era Erik ten Hag.
Sayangnya, performanya di Old Trafford belum benar-benar memenuhi ekspektasi klub maupun fans.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama