Suara.com - Gelandang naturalisasi Persib Bandung, Marc Klok, akhirnya kembali mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia, untuk menghadapi FIFA Matchday periode September 2025 mendatang.
Marc Klok juga merasa sangat senang dan bangga karena bisa kembali bermain untuk Timnas Indonesia setelah absen lama. Pemain kelahiran Belanda itu punya ambisi yang besar setelah kembali dipanggil Patrick Kluivert.
"Saya sangat senang dan bangga dalam waktu yang sama, ini adalah hasil kerja keras dalam beberapa bulan dan bahkan tahun lalu, saya memiliki target untuk bisa bermain sebanyak mungkin," kata Marc Klok.
"Dan juga Timnas Indonesia adalah sesuatu yang saya selalu membanggakan untuk bisa mewakilinya. Tentu menjadi bagian untuk berjuang bisa lolos ke Piala Dunia adalah hal yang luar biasa," ungkapnya.
Lantas, apa saja dampak positif dari pemanggilan Marc Klok menuju Timnas Indonesia jelang duel melawan Lebanon dan Kuwait pada September mendatang? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
1. Jadi Penghubung Pemain
Marc Klok selama ini dikenal sebagai sosok pemain yang penting dalam menjadi penjembatan yang baik antara para pemain naturalisasi baru Timnas Indonesia dengan pemain-pemain lama di skuad Garuda.
Dia tentu akan menjalankan peran itu kembali untuk menyatukan seluruh pemain tim nasional, baik yang naturalisasi atau lokal, agar chemistry-nya menjadi lebih kuat kembali dalam masa mendatang.
Sebelumnya, peran ini sempat diambil alih oleh Sandy Walsh yang memperkenalkan kultur baru bagi para pemain naturalisasi baru agar memahami tradisi dan kebiasaan skuad Merah Putih.
Baca Juga: Satu Pemain Tanpa Klub Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
2. Pengalaman Mentereng
Gelandang Persib Bandung ini telah memiliki pengalaman bermain di level internasional, baik di klub maupun di Timnas Indonesia sebelumnya.
Pengalaman ini sangat berharga bagi tim, terutama dalam menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh. Ia bisa menjadi jembatan antara pemain senior dan junior, memberikan ketenangan dan kepercayaan diri di lapangan.
Sejak mengukir debut pada pertengahan 2022 lalu, Klok sejauh ini sudah mengukir empat gol dari 19 penampilan. Pengalaman ini bakal sangat penting untuk menambah solid lini tengah.
3. Opsi Lini Tengah
Marc Klok dikenal sebagai gelandang serba bisa yang memiliki kemampuan passing, visi, dan tekel yang mumpuni. Kehadirannya akan meningkatkan kualitas lini tengah Timnas Indonesia secara signifikan, baik dalam aspek menyerang maupun bertahan.
Ia bisa menjadi "otak" permainan yang mengatur tempo, mendistribusikan bola, dan menciptakan peluang. Tak hanya itu, Klok juga memiliki kemampuan dalam mengeksekusi bola-bola mati.
Hal ini bakal sangat berguna saat Timnas Indonesia memaksimalkan momentum tersebut menjadi peluang. Kehadirannya bisa menjadi opsi baru bagi Patrick Kluivert untuk agenda FIFA Matchday terdekat.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Satu Pemain Tanpa Klub Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
-
Situasi Sulit Mees Hilgers di FC Twente Bikin Kariernya di Eredivisie Jadi Tanda Tanya Besar
-
3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Dipanggil di FIFA Matchday September 2025
-
Selamat Tinggal Rafael Struick, Resmi Diacuhkan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Maarten Paes dan Ole Romeny Absen di FIFA Matchday September 2025
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Bongkar 30 Pelanggaran Hukum! Tim Hukum Febrie Optimis Menang Praperadilan
-
Airlangga Sebut Deal Tarif RI-AS Belum Diratifikasi: Ada Masalah, Soal Kerja Paksa Sudah Beres
-
Orang Asing Jadi Bos, Deretan Jajaran Komisaris dan Direksi DSI
-
6 Warna Dompet Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah menurut Feng Shui
-
Geger Korupsi di Unsoed, Mahasiswa Tuntut Hapus Praktik 'Titipan' di Jalur Mandiri
-
Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan
-
Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta
-
Negara Tetangga Angkat Topi Usai Kevin Diks Ditunjuk Jadi Wakil Kapten Borussia Monchengladbach
-
Viral, Kawasan Lereng Gunung Jempol Lahat Terbakar
-
CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan