Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, sedang menghadapi situasi sulit bersama klubnya FC Twente di awal musim Eredivisie 2025/2026.
Namanya tidak masuk skuad utama sejak pekan pertama, dan posisi Hilgers di lini pertahanan semakin terancam karena pelatih lebih mempercayakan tempat starter kepada bek lain.
Dalam dua laga perdana, Twente justru mengalami hasil buruk dengan menelan kekalahan 0-1 dari PEC Zwolle dan 0-2 saat bertemu PSV Eindhoven.
Pelatih Joseph Oosting melakukan perubahan besar di jantung pertahanan, dengan menjadikan Robin Propper sebagai pilihan utama dan menduetkannya secara bergantian dengan Stav Lemkin maupun Max Bruns.
Padahal Hilgers sudah menjadi bagian penting skuad Twente selama lima musim terakhir, namun sejak lama ia juga pernah menyatakan keinginan untuk mencari pengalaman baru di luar Belanda.
Direktur Teknik FC Twente, Jan Streuer, tidak menutup mata terhadap kondisi yang dialami Hilgers. “Klub tidak bisa menunggu pemain pergi begitu saja, karena itu kami harus mengambil langkah cepat agar tidak panik di akhir bursa,” jelasnya.
Ia menyebut perekrutan Stav Lemkin memang dipersiapkan sebagai langkah antisipasi apabila Hilgers benar-benar meninggalkan klub.
Namun hingga saat ini belum ada kepastian mengenai masa depan sang pemain. “Agen memang bilang ada klub yang tertarik, tapi faktanya hingga hari ini tak ada satu pun yang datang secara resmi ke kami,” ujar Streuer.
Posisi Hilgers semakin sulit karena manajemen Twente menegaskan hanya mengandalkan pemain yang jelas komitmennya. “Akan aneh kalau kami terus mengandalkan bek yang bisa saja hengkang dalam hitungan hari,” ucap Streuer menegaskan.
Baca Juga: Breaking News! Berikut 27 Nama Timnas Indonesia untuk Hadapi Kuwait dan Lebanon
Meski sebagian fans mendesak agar Hilgers kembali dimainkan, pihak klub tetap memprioritaskan bek dengan masa depan yang pasti.
Saat ini stok bek tengah Twente terbilang cukup banyak dengan adanya Lemkin, Max Bruns, dan Alec van Hoorenbeeck.
Selain itu, pemain muda Ruud Nijstad juga sedang dipersiapkan untuk masuk skuad utama, meskipun dalam laga sebelumnya ia hanya duduk di tribun bersama Hilgers.
Situasi tersebut membuat peluang Hilgers semakin terbatas, kecuali ia mau memperpanjang kontraknya yang tinggal tersisa satu tahun lagi.
“Jika dia memperpanjang kontraknya yang tinggal satu tahun, maka ada peluang dia kembali dipertimbangkan,” ungkap Streuer.
Kini masa depan Mees Hilgers di FC Twente masih penuh ketidakpastian, apakah tetap bertahan dengan kontrak baru atau justru segera mencari tantangan bersama klub lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!