Suara.com - PSIM Yogyakarta terus menambah amunisi pemain asing untuk menghadapi lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Terbaru, manajemen tim Laskar Mataram mendatangkan ekspatriat ke-10 yakni gelandang asal Belanda, Donny Warmerdam.
"Agen saya mengirim pesan bahwa PSIM Jogja tertarik, jadi saya mengambil waktu untuk memutuskan apakah ini cocok untuk saya atau tidak," kata Warmerdam melansir laman resmi klub, Jumat (22/8/2025).
"Semangat para penggemar di sini sangat menyenangkan untuk dilihat. Kota Yogyakarta juga terlihat indah saat saya melihatnya di internet. Hal itu membuat saya tertarik," jelas Warmerdam.
Mengenai targetnya bersama PSIM Yogyakarta, Warmerdam menegaskan dirinya memiliki niat untuk memberikan kontribusi maksimal dengan menjadi bagian penting Laskar Mataram.
"Saya ingin bermain di setiap pertandingan untuk PSIM dan menjadi bagian penting bagi tim. Saya ingin kami bermain lebih baik, dan mereka juga membantu saya bermain lebih baik," ungkap Warmerdam.
Sementara itu, manajer PSIM Yogyakarta Razzi Taruna menjelaskan bahwa kedatangan Donny merupakan rekomendasi langsung dari pelatih Jean-Paul Van Gastel.
"Donny ini adalah pemain yang sudah diketahui Jean-Paul ketika di Belanda. Jadi, ini memang murni rekomendasi dari pelatih. Semoga adaptasinya cepat karena dia belum pernah bermain di Asia," ujar Razzi.
Siapa Donny Warmerdam?
Baca Juga: Mauricio Souza Ingatkan Persija Jakarta Meski Menang, Super League 2025/2026 Masih Panjang
Pemain kelahiran Kota Sassenheim itu memulai karier sepak boladi sebuah klub lokal di kotanya, RKVV Teylingen.
Donny yang masih muda kemudian bergabung dengan akademi sepak bola Ajax Amsterdam. Pada tahun 2018, dirinya berhasil naik kasta menuju Ajax U-17 dan secara resmi memulai karier profesionalnya.
Tak hanya itu, Donny juga sempat dipercaya untuk memperkuat Timnas Junior di tahun tersebut. Pada saat itu, Donny berhasil menembus Timnas Belanda U-16 dengan memainkan total 5 pertandingan.
Bersama tim 'Jong Oranje' ini, dirinya berhasil memainkan sebanyak 282 menit bermain dengan memperoleh 2x kemenangan, 2x hasil seri, dan 1x kekalahan.
Sebelumnya PSIM Yogyakarta telah mengikat sembilan pemain asing yaitu Rafinha, Yusaku Yamadera, Nermin Haljeta, Ze Valente, Deni Corfe, Rahmatzoda Rahmatsho, Ramos Mingo, Ezequiel Vidal dan Anton Fase. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Rupiah Lesu di Hari Kejepit, Ditutup ke Level Rp17.721
-
Viral Rasa Sayange Versi Satire, Lirik: Pemerintah NPD, Kebakaran Cuekin Aja Asal Fotonya Mengudara
-
48 Jam di Bangkok, dari Hunting Brand Lokal hingga Menyusuri Chao Phraya
-
Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang
-
Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu
-
5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran
-
Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel
-
Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI
-
Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan