Suara.com - Miliano Jonathans, dilaporkan telah menolak peluang bergabung dengan Jong Oranje demi fokus pada proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Menurut laporan VoetbalPrimeur, Jonathans sejatinya masuk dalam daftar pemain incaran KNVB untuk memperkuat Jong Oranje.
Namun, undangan tersebut tidak bisa ia terima karena proses perpindahan kewarganegaraan menuju paspor Indonesia sudah dimulai.
Keputusan ini sekaligus menutup pintu baginya untuk membela Belanda di level tim nasional.
Menurut media Belanda itu, PSSI menaruh perhatian besar pada Jonathans sejak masa awal kariernya di Vitesse.
Kemampuannya sebagai winger dengan kecepatan, teknik, dan naluri gol membuatnya dianggap sebagai prospek masa depan yang bisa mengangkat kualitas serangan Garuda.
Jonathans memulai karier di akademi Vitesse sebelum bersinar di Keuken Kampioen Divisie berkat kontribusi gol dan assist.
Pada Januari lalu, ia resmi bergabung dengan FC Utrecht, di mana ia sudah tampil dalam 13 pertandingan resmi.
Meski belum menjadi pilihan utama, potensinya terus dipantau oleh tim nasional Indonesia.
Baca Juga: Siapa Paling Jauh? Daftar Pemain Abroad Gabung Timnas Indonesia Lawan Lebanon dan Kuwait
“Indonesia menjadikan Jonathans sebagai target prioritas. Ia punya profil yang cocok untuk sepak bola Asia, cepat, eksplosif, dan bisa memberikan variasi di lini depan,” demikian laporan media Belanda tersebut.
Menariknya, di laporan VoetbalPrimeur, banyak orang Belanda yang berikan respon nyinyir terkait pilihan pemain keturunan Indonesia itu.
Salah satu warga Belanda di kolom komentar menyebut naturalisasi Indonesia dengan menyasar pemain muda Belanda sudah keterlaluan.
"Undang saja 100 persen pemain Belanda. Naturalisasi mereka (Indonesia) benar-benar keterlaluan. Gila sekali," tulis salah satu warga Belanda.
"Saya penasaran apakah tim Belanda 2 (Timnas Indonesia) bisa lolos melawan Arab Saudi dan Irak?"
"Jauh sekali, jadi dia akan pergi untuk waktu yang lama atau kembali dalam keadaan kelelahan," sambug warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Siapa Paling Jauh? Daftar Pemain Abroad Gabung Timnas Indonesia Lawan Lebanon dan Kuwait
-
Naturalisasi PSSI Belum Rampung, Miliano Jonathans Dipanggil Timnas Belanda
-
Sassuolo Pamer Efek Instan Rekrut Jay Idzes
-
Bikin Sedih, Kata-kata Maarten Paes Tak Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September 2025
-
Setelah JIS, Erick Thohir Incar Banten International Stadium Jadi Kandang Timnas Indonesia
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?