Suara.com - Manchester City tengah menghadapi situasi rumit jelang pertandingan kandang pertama di Premier League musim ini melawan Tottenham Hotspur. Pep Guardiola memberikan kabar gembira sekaligus tantangan terkait kondisi skuadnya yang belum sepenuhnya bugar.
Kabar positif datang dari dua pilar penting, Phil Foden dan Rodri, yang akhirnya bisa kembali bermain setelah absen pada laga pembuka saat The Citizens menang 4-0 atas Wolverhampton.
Guardiola menegaskan bahwa keduanya sudah berada dalam kondisi siap tempur menghadapi Tottenham setelah sebelumnya sengaja tidak diturunkan karena alasan kebugaran.
"Rodri dan Phil absen di laga terakhir hanya karena alasan kurangnya latihan dan ritme," kata Guardiola.
"Mereka tidak bisa bermain 90 menit (saat itu), tetapi mereka sudah siap dan mereka siap untuk besok," tegasnya.
Absennya Foden dan Rodri saat melawan Wolves semata karena keputusan taktis, bukan cedera, sehingga kini kembalinya mereka disambut dengan optimisme oleh fans Manchester City.
Guardiola bahkan memberikan pujian khusus kepada Rodri, gelandang andalan asal Spanyol yang disebut sebagai pemain terbaik dunia saat ini.
"Saya hanya ingin konsistensi dari Rodri. Saya tidak punya keraguan tentang potensinya, sejauh ini dia adalah pemain terbaik di dunia," ujar Guardiola.
"Saya tidak punya keraguan, tetapi saya hanya ingin konsistensi dalam latihan, pertandingan, dan menit bermain. Setelah itu semua akan baik-baik saja," lanjutnya.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Kedua: Arsenal, Manchester City, Hingga Manchester United
Meski begitu, Manchester City tetap kehilangan empat pemain yang masih harus menjalani proses pemulihan cedera. Salah satunya adalah Josko Gvardiol, bek asal Kroasia yang perannya sangat vital di lini belakang.
Selain Gvardiol, nama lain yang belum bisa diturunkan adalah Mateo Kovacic, Savinho, dan Marcus Bettinelli. Bahkan Kovacic diperkirakan baru akan kembali merumput pada bulan Oktober mendatang.
Kondisi ini tentu menjadi ujian tersendiri bagi Guardiola dalam meracik strategi, mengingat lawan yang akan dihadapi adalah Tottenham, salah satu tim dengan gaya permainan menyerang yang eksplosif di Premier League.
Meski skuad belum sepenuhnya lengkap, Guardiola percaya kembalinya Foden dan Rodri dapat menjadi dorongan besar untuk menjaga stabilitas tim.
Ia juga menekankan pentingnya persaingan sehat di dalam skuad, karena pemain yang lebih bugar dari pramusim memiliki keuntungan ritme lebih baik dibandingkan mereka yang baru pulih.
"Para pemain lain telah menjalani seluruh pramusim dengan melakukan itu (latihan penuh). Mereka (Foden & Rodri) siap untuk besok," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?