- Naturalisasi Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans dikebut untuk FIFA Matchday.
- Proses naturalisasi kedua pemain itu sudah disetujui oleh DPR.
- FIFA Matchday September menjadi persiapan Timnas hadapi Kualifikasi Piala Dunia.
Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa proses naturalisasi Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans harus bisa segera rampung agar keduanya dapat dimainkan di laga FIFA Matchday September 2025.
Proses naturalisasi kedua pemain tersebut saat ini sudah mendapat lampu hijau dari DPR setelah melalui rapat paripurna bersama tujuh atlet lainnya.
"Kalau memang prosesnya cepat dari dpr lalu ke Pak Presiden [Prabowo], bisa sumpah [pewarganegaraan tanda resmi jadi WNI," kata Erick Thohir di Gedung DPR, Selasa (26/8).
Dengan adanya persetujuan DPR, langkah berikutnya adalah menunggu proses administrasi dari pemerintah untuk mengesahkan status kewarganegaraan.
Erick Thohir menjelaskan bahwa Mauro Zijlstra sebenarnya direncanakan untuk bergabung lebih dulu di Timnas U-23.
Namun, waktu yang terbatas membuat rencana itu sulit terealisasi sehingga opsi terbaik adalah mengikutsertakannya dalam skuad Timnas senior.
"Proses Mauro dan Miliano untuk FIFA Matchday ini, Mauro sebenarnya mau kita coba untuk u-23 tapi waktunya tidak sempat jadi kita coba dorong keduanya untuk trial di senior. Kalau Miliano memang [sejak awal diplot] di senior," ujar Erick Thohir.
Sementara itu, Timnas Indonesia akan menjalani dua laga FIFA Matchday pada 5 dan 8 September.
Pada tanggal 8 September, skuad Garuda sudah dijadwalkan menghadapi Lebanon, sedangkan lawan untuk pertandingan pada 5 September masih menunggu keputusan karena Kuwait membatalkan partisipasi mereka.
Baca Juga: Mees Hilgers Dapat Ajakan Gabung Mantan Klub Shayne Pattynama, Tertarik?
Dengan jadwal pertandingan yang semakin dekat, kecepatan dalam penyelesaian naturalisasi menjadi faktor penentu apakah Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans bisa diturunkan atau tidak.
Proses pengambilan sumpah kewarganegaraan diperkirakan bisa dilakukan dalam pekan ini jika semua prosedur berjalan tanpa hambatan.
Setelah itu, FIFA masih harus memberikan pengesahan agar kedua pemain sah membela Timnas Indonesia.
Sesuai regulasi, perubahan daftar pemain dan pendaftaran nama baru hanya dapat dilakukan maksimal tujuh hari sebelum pertandingan dimulai.
Hal ini menjadi tantangan tambahan bagi PSSI dalam mempercepat proses administrasi dan koordinasi dengan FIFA.
FIFA Matchday September sendiri bukan sekadar laga uji coba, tetapi menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober mendatang.
Erick Thohir berharap kehadiran Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans bisa menambah kekuatan skuad Garuda yang sedang diproyeksikan tampil lebih kompetitif di level internasional.
Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, debut keduanya bersama Timnas Indonesia bisa menjadi energi baru sekaligus menambah variasi permainan di lini tengah dan depan.
Dengan semakin banyaknya pemain keturunan yang bergabung, Timnas Indonesia diharapkan bisa tampil lebih solid menghadapi lawan-lawan tangguh di ajang internasional.
Langkah strategis ini juga dinilai sebagai bagian dari upaya jangka panjang PSSI dalam meningkatkan kualitas sepak bola nasional.
Kini, seluruh mata publik pecinta sepak bola Indonesia menantikan apakah Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans benar-benar bisa menjalani debut pada FIFA Matchday September yang hanya tinggal menghitung hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
-
Mampukah Calvin Verdonk Bawa Lille Comeback atas Red Star Belgrade?
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions
-
John Herdman Dipuji Pundit Malaysia: Jauh Lebih Visioner Dibanding Patrick Kluivert