- Laga terakhir Calvin Verdonk bersama NEC Nijmegen berakhir kekalahan pahit.
- Meskipun kalah, NEC Nijmegen tetap kokoh di puncak klasemen sementara.
- Calvin Verdonk akan melanjutkan karirnya di Lille setelah transfernya.
Suara.com - Selamat tinggal Calvin Verdonk. Calvin Verdonk memainkan laga terakhirnya bersama NEC Nijmegen di ajang Eredivisie 2025/2026 saat timnya bertandang ke markas Fortuna Sittard pada Minggu (31/8/2025).
Pertandingan yang seharusnya menjadi perpisahan manis bagi sang bek justru berakhir pahit setelah NEC Nijmegen kalah dengan skor 2-3.
Fortuna Sittard membuka keunggulan cepat pada menit keempat melalui aksi Mohammed Ihattaren dalam laga ketat Eredivisie 2025/2026 ini.
NEC Nijmegen sempat menyamakan skor lewat Bryan Linssen pada menit ke-28 yang membuat laga semakin sengit di kandang Fortuna Sittard.
Tak lama berselang, Mohammed Ihattaren kembali mencetak gol lewat titik penalti di menit ke-35 untuk membawa Fortuna Sittard unggul 2-1.
Harapan NEC Nijmegen muncul lagi di menit ke-67 ketika Sami Ouaissa mencetak gol penyeimbang pada duel pekan keempat Eredivisie 2025/2026.
Namun, kemenangan lepas dari genggaman NEC setelah Paul Gladon mencetak gol di masa injury time babak kedua untuk memastikan kemenangan Fortuna Sittard.
Hasil buruk ini sekaligus mengakhiri tren positif NEC Nijmegen yang selalu meraih kemenangan dalam tiga laga awal Eredivisie 2025/2026.
Meski kalah, NEC Nijmegen tetap bertahan di puncak klasemen sementara Eredivisie 2025/2026 dengan raihan sembilan poin dari empat pertandingan.
Baca Juga: Profil Lille, Calon Klub Calvin Verdonk Kasta Tertinggi Liga Prancis
Posisi tersebut masih cukup aman karena selisih poin dengan para pesaing terdekat di klasemen Eredivisie tidak terlalu jauh.
Calvin Verdonk kini akan melanjutkan perjalanan kariernya ke Ligue 1 setelah dijadwalkan menjalani tes medis bersama Lille.
Kepindahan Verdonk ke Lille sudah lama dibicarakan dan laga melawan Fortuna Sittard menjadi penutup perjalanannya di Eredivisie bersama NEC Nijmegen.
Laga perpisahan ini memperlihatkan betapa rapuhnya pertahanan NEC Nijmegen ketika menghadapi tekanan lawan di kompetisi Eredivisie.
Fortuna Sittard sendiri memanfaatkan momentum kandang dengan baik untuk meraih kemenangan pertama mereka musim ini.
Mohammed Ihattaren menjadi bintang lapangan dengan torehan dua gol yang memberi sinyal bahwa ia siap bersaing di Eredivisie 2025/2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek