Dengan teknik, visi bermain, dan pengalaman di level tertinggi, Kluivert sering dimainkan lebih dalam sebagai gelandang serang ketimbang striker murni.
Ia memang hanya mencatatkan 4 gol dari 14 pertandingan di Ligue 1, tetapi kontribusinya lebih terasa di ruang ganti ketimbang di papan skor.
Kehadiran Kluivert ibarat sekolah sepak bola langsung di lapangan.
Jean-Michel Vandamme, tokoh penting di akademi klub, menyebut Kluivert sebagai teladan profesionalisme.
Ia tidak pernah bersikap arogan meski berstatus bintang dunia, bahkan kerap memberi masukan kepada pemain muda.
“Dia memberi contoh bagaimana menjadi profesional sejati. Sikapnya rendah hati, dekat dengan semua orang, dan selalu siap membantu,” ujar Vandamme.
Claude Puel pun menambahkan, meski fisiknya menurun, setiap kali Kluivert menyentuh bola, kualitas kelas dunia masih terlihat jelas. Sentuhan, visi, dan tekniknya tetap membuat kagum rekan setim.
Secara statistik, kontribusi Kluivert mungkin tidak mencolok.
Namun secara simbolis, kedatangannya menjadi penanda perubahan arah Lille.
Baca Juga: Kondisi Belum Stabil, 3 Agenda Sepak Bola Dalam Negeri Kini Dalam Ancaman! Sudah Tahu?
Klub yang sebelumnya dikenal hanya berjuang menghindari degradasi, kini mulai berani bermimpi lebih besar.
Kehadiran nama besar seperti Kluivert memberi validasi bahwa Lille sedang naik kelas.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Kondisi Belum Stabil, 3 Agenda Sepak Bola Dalam Negeri Kini Dalam Ancaman! Sudah Tahu?
-
Perbedaan Ranking FIFA Timnas Indonesia dan Taiwan, Bakal Bentrok di GBT 5 September
-
Calvin Verdonk Merapat ke Lille, Para Penggawa Garuda Resmi Jelajahi 5 Kompetisi Terbaik Dunia
-
Pelatih Persija Blak-blakan Rizky Ridho dan Jordi Amat Tak Layak Dicoret dari Timnas Indonesia
-
Peta Baru Pemain Keturunan Timnas Indonesia: Ada yang Pulang Kampung, Ada yang Naik Level di Eropa
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia