Perjalanan Adrian Wibowo tidak hanya berhenti di level klub, karena sejak 2022 ia sudah pernah memperkuat Timnas Amerika Serikat U-17 sebanyak tiga kali.
Kondisi ini membuatnya masih memiliki peluang besar untuk memilih memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.
Adrian lahir di Los Angeles pada 17 Januari 2006 dari ayah keturunan Surabaya bernama Boogie Wibowo sehingga memiliki darah Indonesia.
Dengan tinggi badan 182 cm, Adrian Wibowo berposisi sebagai penyerang sayap yang fleksibel bermain di kanan, kiri, maupun sebagai striker.
Saat ini ia masih berusia 18 tahun namun sudah mencatatkan debut di tim utama Los Angeles FC yang berkompetisi di MLS.
Kehadiran pemain muda ini disebut berpotensi memperkuat lini serang Timnas Indonesia yang masih membutuhkan tambahan opsi di sektor sayap.
Karier Adrian Wibowo dimulai dari akademi Total Futbol Academy di Amerika sebelum akhirnya bergabung dengan akademi Los Angeles FC pada 2018.
Selama lima tahun di akademi LAFC, ia mengasah keterampilan bermain hingga dipercaya tampil di kompetisi level usia muda.
Pada 2022, Adrian Wibowo sempat memperkuat timnas Amerika Serikat U-17 dalam laga uji coba internasional dengan catatan satu gol dari tiga penampilan.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Susul Kevin Diks Gabung Klub Jerman
Meski tidak masuk skuad Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia, pengalamannya tetap menambah jam terbang sebagai pemain muda berbakat.
Pada 2023, ia menandatangani kontrak profesional bersama Los Angeles FC 2 yang tampil di MLS Next Pro, kompetisi resmi di bawah payung MLS.
Performa Adrian Wibowo cukup impresif di tim tersebut dengan torehan 14 gol dan 9 assist dari 42 pertandingan sepanjang musim.
Setahun kemudian, tepatnya 2024, ia dipromosikan ke skuad utama Los Angeles FC dengan status homegrown player berkat masa didiknya di akademi.
Menurut data Transfermarkt, Adrian Wibowo dapat bermain di berbagai posisi mulai winger, striker, gelandang serang, hingga bek sayap.
Hingga Juli 2025, ia sudah mencatatkan dua penampilan bersama tim utama LAFC di MLS, meski belum menorehkan gol atau assist.
Meski begitu, peluang berkembang masih terbuka lebar mengingat ia masih berstatus pemain muda dengan prospek besar.
Jika ke depannya memilih memperkuat Timnas Indonesia, kehadiran Adrian Wibowo bisa menambah variasi serangan tim kelompok umur hingga senior.
Kombinasi pengalaman di kompetisi sekelas MLS bersama Los Angeles FC dan darah keturunan Indonesia menjadi modal berharga bagi dirinya.
PSSI sendiri dalam beberapa tahun terakhir aktif mencari talenta diaspora untuk memperkuat Timnas Indonesia, sehingga nama Adrian sangat potensial masuk radar.
Fenomena pemain diaspora seperti Adrian Wibowo menunjukkan bahwa jalur karier internasional tetap memungkinkan bagi keturunan Indonesia di luar negeri.
Keberadaan pemain muda ini di MLS juga memberi inspirasi bagi generasi baru pesepak bola Indonesia untuk meniti karier di luar negeri.
Jika terus berkembang bersama Los Angeles FC, bukan tidak mungkin namanya akan semakin sering dikaitkan dengan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026