- Mees Hilgers kembali dimainkan FC Twente meski sebelumnya statusnya dibekukan.
- Transfer gagal ke Stade Brest membuat masa depannya di Belanda masih abu-abu.
- FC Twente memecat Joseph Oosting usai start buruk di Eredivisie, menambah ketidakpastian situasi klub.
Suara.com - Mees Hilgers kembali mencuri perhatian. Bek timnas Indonesia itu tiba-tiba masuk starting XI FC Twente dalam laga uji coba melawan Alemannia Aachen di De Grolsch Veste, Kamis (4/9).
Hilgers bermain lebih dari 70 menit, meski timnya kalah 0-2 dari klub Jerman tersebut.
Keputusan menurunkan Mees Hilgers cukup mengejutkan. Statusnya sempat dibekukan setelah gagal pindah pada bursa transfer musim panas.
Namun, krisis lini belakang Twente membuat nama Hilgers kembali dilirik.
Transfer Gagal, Hilgers Masih Ingin Pergi
Masa depan Hilgers di Enschede masih belum jelas. Ia disebut masih berambisi mencari klub baru sebelum bursa transfer di beberapa negara resmi ditutup.
Sebelumnya, pemain berusia 23 tahun itu hampir merapat ke Stade Brest di Ligue 1 Prancis, namun transfer kandas di detik akhir.
Kegagalan tersebut sempat membuat Hilgers kecewa. Menurut Oosting, sang pemain memang punya hasrat kuat untuk memulai tantangan baru di luar Belanda.
Twente dalam Periode Sulit
Di luar kisah Hilgers, FC Twente sendiri sedang berada dalam masa-masa sulit.
Musim panas mereka dipenuhi kepergian sejumlah pemain kunci, dan awal Eredivisie 2024/25 berjalan buruk: tiga kekalahan dari empat laga awal, termasuk tumbang 0-1 dari Excelsior.
Baca Juga: Sosok Bocah di Antara Anak Bule Ini Alami Masa Suram Pasca Bela Timnas Indonesia
Hasil itu jadi pukulan telak bagi pelatih Joseph Oosting. Manajemen akhirnya mengambil keputusan tegas: memecat sang pelatih berusia 53 tahun pada Kamis (4/9), hanya beberapa jam setelah Hilgers dimainkan kembali.
“Kami tidak puas dengan awal liga, baik dari sisi hasil maupun performa,” ujar Direktur Teknik Jan Streuer dalam pernyataan resmi klub dikutip dari Flash Score.
“Musim lalu tren menurun sudah terlihat, dan sekarang hampir tidak ada perbaikan. Kami rasa ini waktu yang tepat untuk mengakhiri kerja sama.”
Twente dijadwalkan melanjutkan kampanye Eredivisie pada Sabtu, 13 September, menjamu NAC Breda. Hingga kini, mereka masih mencari sosok pelatih baru yang bisa membawa tim keluar dari keterpurukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
HOAX Kabar Ole Romeny Patah Kaki, Sehat Bugar Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Marc Kok: Persib Takkan Mudah Bungkam Borneo FC di Samarinda
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?
-
Detail Tersembunyi di Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Fakta Menarik!
-
Persiapan FIFA Series 2026, Jay Idzes dan Kawan-kawan Kumpul Habis Lebaran
-
Jersey Baru Timnas Indonesia Bikin John Herdman Iri pada Para Pemain
-
Alami Patah Kaki, Riwayat Cedera Ole Romeny Bikin Timnas Indonesia Was-was
-
John Herdman Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Saya Tak akan Memakainya
-
Terungkap, Alasan Ganda Thom Haye Absen di Laga Krusial Persib vs Borneo FC
-
Dewa United Tersingkir Dramatis dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Kecewa