- Taiwan jadi lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
- pelatih Huang Zheming membawa skuad dari liga lokal
- Tiga pemain berbahaya adalah Jhon Benchy, Chia-Huang Yu, dan Ching-Chun Yeh
Suara.com - Meskipun datang dengan skuad yang sepenuhnya berasal dari liga domestik, Taiwan tetap membawa ancaman serius bagi Timnas Indonesia.
Pelatih Huang Zheming memang tidak menyertakan para pemain diasporanya, namun ada setidaknya tiga nama dalam skuad berisi 23 pemain tersebut yang wajib diwaspadai oleh lini pertahanan Garuda.
Meski di atas kertas Skuad Garuda lebih diunggulkan, meremehkan lawan bisa menjadi bumerang.
Tiga pemain ini, dengan peran dan keunggulannya masing-masing, berpotensi menjadi pembeda dalam laga FIFA Matchday di Surabaya.
1. Jhon Miky Benchy Estama
Di ujung tombak, kekuatan utama Taiwan akan bertumpu pada satu-satunya pemain naturalisasi dalam skuad, Jhon Miky Benchy Estama.
Striker kelahiran Haiti berusia 31 tahun ini telah menjadi andalan sejak dinaturalisasi pada September 2024.
Bermain untuk Tainan City FC, pengalamannya di Liga Taiwan sejak 2019 membuatnya sangat paham karakter permainan sepak bola lokal.
Dalam empat penampilannya bersama timnas, ia telah membuktikan kontribusinya dengan torehan satu gol dan satu assist.
Kehadirannya menjadi ancaman fisik dan target man utama di kotak penalti.
Baca Juga: Arab Saudi Kalahkan Negara Eropa Jelang Lawan Timnas Indonesia
2. Chia-Huang Yu
Otak dan motor serangan Taiwan kemungkinan besar akan dipercayakan kepada Chia-huang Yu.
Gelandang ini merupakan pemain dengan pengalaman internasional terbanyak di dalam skuad, dengan koleksi 17 caps dan sumbangan satu gol.
Tidak hanya itu, statusnya sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di timnya, yakni sekitar Rp1,74 miliar, menunjukkan betapa vital perannya.
Ia diharapkan menjadi pengatur tempo permainan dan penghubung utama antara lini tengah dan lini depan Taiwan.
3. Ching-Chun Yeh
Ancaman tak terduga bisa datang dari pemain muda berusia 19 tahun, Ching-Chun Yeh.
Meskipun usianya masih sangat belia, ia sudah menjadi andalan di klubnya, Taipower.
Berita Terkait
-
Persib Boyong Eliano Reijnders, Bojan Hodak Ungkap Strategi Transfer Bak Main Saham
-
Pelatih Irak Soroti Kerugian Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Rafael Struick Masih Mandul, Bos Dewa United Pasang Badan
-
Paspor Bermasalah Bikin Patrick Kluivert Pusing: Adrian Wibowo Absen Lawan Taiwan
-
Simon Tahamata Semprot Mees Hilgers: Bela Timnas Indonesia Harus dengan Hati!
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
4 Negara Debutan di Piala Dunia 2026, Ada yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia
-
Nasib Jomplang Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia dengan Malaysia, Sang Harimau Terjun!
-
Usai Lolos Dramatis, Irak Pasang Target Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026
-
Didorong Calvin Verdonk Main di Eropa, Dony Tri Pamungkas Beri Respons Berkelas
-
Jadwal Liga Jerman Pekan ke-28: Bayern Munich vs Freiburg, Kevin Diks Cs Jamu Heidenheim
-
Jadwal Perempat Final Piala FA 2026: Manchester City vs Liverpool Jadi Laga Utama
-
Laga Spanyol vs Mesir Ternoda Aksi Rasisme, Lamine Yamal Angkat Bicara
-
Muhammad Albagir Senang Kembali ke Timnas, Siap Bersaing di Piala AFF Futsal 2026
-
Dewa Rizki Ingin Pertahankan Gelar Piala AFF Futsal 2026
-
Sempat Kesal, Thom Haye Senang Pemain Persib Ini Lolos ke Piala Dunia 2026