Suara.com - Komite Disiplin atau Komdis PSSI akhirnya menjatuhi Persija Jakarta sanksi buntut dari aksi tidak terpuji kelompok suporter mereka The Jakmania yang melempar sepatu ke arah pemain Malut United (MU).
Itu terjadi saat Macan Kemayoran menjamu MU dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS) pada 23 Agustus 2025.
Pelemparan yang dilakukan salah seorang Jakmania itu sempat viral di media sosial.
Terlihat jelas pelaku melempar sepatunya ke arah pemain MU yang sedang bersiap melakukan tendangan penjuru.
Menariknya, setelah pelemparan itu pelaku ditegur Jakmania lain hingga dipukuli sebelum diserahkan kepada pihak keamanan.
Karena hal inilah Persija Jakarta dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI sebesar Rp20 juta.
Bukan cuma Persija Jakarta, tim Super League lain juga disanksi oleh Komdis PSSI. Sebut saja Bhayangkara FC dan Persik kediri.
Bahkan, untuk Persik Kediri disanksi cukup berat denda Rp200 juta karena ada tamu VIP tanpa tanda pengenal masuk ke ruang ganti.
Berikut Hasil Lengkap Komdis PSSI:
Baca Juga: Pelatih Persija Kasihan dengan Gerald Vanenburg, Soroti Situasi Timnas Indonesia U-23
1. Sdr. Reza Arifian (Ofisial Bhayangkara Presisi Lampung FC)
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Arema FC vs Bhayangkara Presisi Lampung FC
- Tanggal Kejadian: 22 Agustus 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan tidak sportif (unsporting conduct) kepada perangkat pertandingan
- Sanksi: larangan berpartisipasi dalam pertandingan sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 50.000.000,-
2. Klub Bhayangkara Presisi Lampung FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Arema FC vs Bhayangkara Presisi Lampung FC
- Tanggal Kejadian: 22 Agustus 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan perusakan fasilitas stadion yaitu signage ruang logistik, standing white board, serta pintu ruang ganti Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC
- Sanksi: dibebankan kewajiban penggantian kerugian materil kepada Panitia Pelaksana Pertandingan Arema FC
3. Klub Persik Kediri
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Dewa United Banten FC vs Persik Kediri
- Tanggal Kejadian: 22 Agustus 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya tamu VIP yang tidak terdaftar sebagai ofisial masuk ke dalam ruang ganti Tim Persik Kediri
- Sanksi: denda Rp. 200.000.000,-
4. Klub Persija Jakarta
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persija Jakarta vs Malut United FC
- Tanggal Kejadian: 23 Agustus 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan sepatu dan pelemparan kemasan air mineral ke arah pemain Malut United FC yang dilakukan oleh penonton Persija Jakarta
- Sanksi: denda Rp. 20.000.000,-
5. Tim Malut United FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persija Jakarta vs Malut United FC
- Tanggal Kejadian: 23 Agustus 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan kemasan air mineral ke arah penonton Tribun Barat yang dilakukan oleh ofisial dan pemain Tim Malut United FC
- Sanksi: teguran keras
6. Klub Malut United FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persija Jakarta vs Malut United FC
- Tanggal Kejadian: 23 Agustus 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya personel dari Malut United FC menggunakan ID Card yang tidak sesuai dengan identitas sebenarnya
- Sanksi: denda Rp. 5.000.000,-
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim