Suara.com - Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Israel kontra Italia diwarnai tensi tinggi dan aksi suporter Gli Azzurri.
Laga yang berlangsung di Nagyerdei Stadion, Debrecen, Hungaria, Senin (8/9/2025) malam, tidak hanya menyajikan duel di lapangan, tetapi juga menjadi panggung unjuk rasa politik di tribun.
Suasana panas sudah terasa sejak sebelum laga dimulai.
Saat lagu kebangsaan Israel dikumandangkan, suporter Italia kompak membelakangi lapangan sebagai bentuk protes.
Tak berhenti di situ, mereka juga mengangkat sejumlah poster bertuliskan “Stop” sebagai simbol penolakan.
Aksi ini bukan yang pertama kali dilakukan. Pada September 2024 lalu, ketika kedua negara bertemu, fans Italia juga melakukan hal serupa.
Tindakan ini disebut sebagai bentuk solidaritas terhadap krisis kemanusiaan di Gaza yang hingga kini masih menjadi sorotan dunia internasional.
Tidak hanya itu, beberapa hari sebelum pertandingan, Asosiasi Pelatih Italia sempat melayangkan surat terbuka kepada UEFA dan FIFA.
Mereka mendesak badan sepak bola dunia untuk menjatuhkan sanksi kepada Israel, seperti halnya Rusia yang dilarang tampil setelah invasi ke Ukraina.
Baca Juga: Italia Tekuk Israel 5-4, Gennaro Gattuso Ngamuk: Laga Paling Gila!
Meski suasana di tribun penuh protes, di lapangan para pemain Italia tetap fokus menghadapi pertandingan.
Namun, aksi suporter Italia jelas menjadi sorotan media internasional, mengingat protes ini kembali menegaskan posisi sebagian publik Eropa terhadap konflik politik di Timur Tengah.
Timnas Italia meraih kemenangan dramatis 5-4 atas Israel.
Meski keluar sebagai pemenang, pelatih Gennaro Gattuso menyebut pertandingan itu sebagai laga paling gila sepanjang kariernya sebagai pelatih.
Italia sebelumnya tampil perkasa dengan kemenangan telak 5-0 atas Estonia di laga debut Gattuso.
Usai laga, Gattuso tak bisa menyembunyikan perasaan campur aduknya.
Berita Terkait
-
Italia Tekuk Israel 5-4, Gennaro Gattuso Ngamuk: Laga Paling Gila!
-
Max Verstappen Tak Terbendung, Red Bull Kembali Juara di GP Italia 2025
-
GP Italia 2025: Lando Norris Pimpin Balapan, Max Verstappen Tetap Juara
-
Legenda Juventus Puji Italia Era Gattuso: Solid, Determinasi Tinggi, dan Ingin Menang
-
Italia Bukan Catenaccio Lagi? Gennaro Gattuso Ubah Gli Azzurri Jadi Mesin Gol
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta