Suara.com - Patrick Kluivert mulai menorehkan rekam jejaknya sebagai pelatih Timnas Indonesia sejak resmi ditunjuk pada 8 Januari 2025. Dari enam laga resmi yang telah dijalani, Kluivert membukukan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kali kalah.
Dilansir dari Seasiagoal, dalam periode tersebut, skuad Garuda mencetak sembilan gol dan kebobolan 11 kali. Catatan ini membuat persentase kemenangan berada di angka 50 persen dengan rata-rata 1,67 poin per pertandingan.
Selain fokus pada hasil, Kluivert juga banyak melakukan rotasi. Tercatat sudah ada 32 pemain berbeda yang diberi kesempatan tampil. Langkah ini disebut sebagai upaya membangun fondasi tim yang solid untuk jangka panjang.
Namun, tantangan sesungguhnya akan hadir pada Oktober mendatang. Indonesia dijadwalkan menghadapi dua kekuatan besar Asia Barat, yakni Arab Saudi dan Irak, pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Laga melawan dua raksasa Asia itu akan menjadi ujian nyata bagi Kluivert dan pasukannya. Jika mampu meraih hasil positif, peluang Indonesia untuk melangkah ke Piala Dunia pertama dalam sejarah akan semakin terbuka.
Kini, publik menantikan apakah Kluivert bisa membawa Garuda menorehkan sejarah, sekaligus mengangkat nama Indonesia dan Asia Tenggara ke panggung sepak bola dunia.
Statistik Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia:
- Total laga resmi: 6 pertandingan
- Hasil pertandingan: 3 kemenangan, 1 imbang, 2 kekalahan
- Gol: 9 dicetak, 11 kebobolan
- Persentase kemenangan: 50%
- Rata-rata poin per laga: 1,67 poin
- Jumlah pemain yang diturunkan: 32 pemain berbeda
- Tantangan berikutnya: Arab Saudi & Irak (Kualifikasi Piala Dunia 2026, Oktober 2025)
(Antara)
Baca Juga: Absen dari Timnas Indonesia, Mees Hilgers Kini Jadi Luntang-Lantung
Berita Terkait
-
Absen dari Timnas Indonesia, Mees Hilgers Kini Jadi Luntang-Lantung
-
Erick Thohir, dan Masa Kelam Inter Milan yang Hantui Timnas Indonesia
-
Calvin Verdonk Bahas Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Sederhana tapi Sulit
-
Update Hasil Pemain Abroad Pekan Ini: Joey Bikin Gol Spektakuler, Ivar Jenner Jadi Penentu
-
Gerald Vanenburg dan Rasa Overconfidence yang Berujung Blunder Fatal di Timnas U-23
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026