- Debut Premier League Alexander Isak masih tanda tanya
- Persaingan ketat dengan Hugo Ekitike – Ekitike yang sudah tampil apik di Premier League menjadi pesaing utama Isak
- Dengan status rekor transfer £125 juta, ekspektasi tinggi langsung tertuju pada Isak
Suara.com - Liverpool bersiap menghadapi Everton dalam laga Merseyside Derby akhir pekan ini di Anfield, namun tanda tanya besar masih menyelimuti, apakah Alexander Isak akan turun sejak menit awal?
Striker asal Swedia itu baru saja menjalani debutnya bersama The Reds di ajang Liga Champions saat melawan Atletico Madrid, Rabu (17/9).
Isak tampil sebagai starter dan bermain selama 58 menit, membantu Liverpool meraih kemenangan dramatis 3-2.
Namun, ia belum sekalipun tampil di Premier League sejak digaet dengan banderol fantastis £125 juta dari Newcastle United pada deadline day bursa transfer.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, enggan memberi kepastian soal peran Isak dalam derby melawan Everton.
Ia menegaskan kondisi fisik sang bomber masih dipantau setelah laga intens di Eropa.
“Alex mungkin merasakan tubuhnya lebih berat dari sebelumnya usai 60 menit melawan Atletico. Kita lihat bagaimana pemulihannya hari ini, baru setelah itu saya putuskan siapa yang turun besok,” ujar Slot dalam konferensi pers dikutip dari Metro.uk
Selain Isak, Liverpool juga memiliki Hugo Ekitike yang langsung nyetel sejak diboyong seharga £79 juta musim panas ini.
Ekitike sudah tampil di empat laga Premier League, mencetak dua gol, dan kerap menjadi pilihan utama Slot dalam formasi 4-3-3.
Baca Juga: Simeone Murka Usai Dihina Fans Liverpool, Minta Klub Segera Bertindak Tegas
Kondisi ini membuat posisi striker utama Liverpool jadi rebutan sengit.
Slot mengisyaratkan kemungkinan memainkan keduanya secara bersamaan, dengan Ekitike beroperasi di sisi kiri.
“Jika keduanya sedang dalam performa terbaik, tentu ada peluang untuk menurunkan mereka bersama. Hugo bisa bermain dari kiri, berbeda dari gaya Cody (Gakpo) atau Rio (Ngumoha). Itu keuntungan bagi kami yang punya banyak opsi,” tambah Slot.
Sejauh ini, Slot memang jarang mengubah struktur 4-3-3 miliknya.
Namun ia mengakui sering mengakhiri pertandingan dengan dua striker di lini depan.
Bahkan, opsi bermain dengan pola 4-4-2 bisa muncul jika situasi mengharuskan.
Berita Terkait
-
Simeone Murka Usai Dihina Fans Liverpool, Minta Klub Segera Bertindak Tegas
-
Diego Simeone Meledak di Anfield, Fan Liverpool Ngaku Jadi Biang Kerok
-
Panas! Wonderkid Manchester United Jadi Rebutan Chelsea hingga Man City
-
Rahasia Gol Virgil Van Dijk: Bisikin Wasit Sebelum Tandukan Maut
-
Arne Slot Terkejut dengan Kebugaran Alexander Isak
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Kontribusi Minim, Apa Kegunaan Viktor Gyokeres di Arsenal?
-
Mengenal Lebih Dekat Ardiansyah Nur Kapten Timnas Futsal Indonesia yang Cetak Sejarah di Piala Asia
-
Ragnar Oratmangoen Batal Gabung Persib Bandung?
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia