- Liverpool menunjukkan mental juara di Liga Champions dengan bangkit setelah disamakan Atletico Madrid
- Virgil van Dijk menjadi sosok kunci bukan hanya lewat gol penentu, tetapi juga kecerdikannya
- Laga sarat emosi dan tensi tinggi ini berakhir dengan frustrasi di kubu Atletico, termasuk Diego Simeone yang diusir
Suara.com - Liverpool kembali menunjukkan DNA juara di Liga Champions.
Virgil van Dijk menjadi pahlawan setelah mencetak gol penentu kemenangan 3-2 atas Atletico Madrid di Anfield, Rabu (17/9) malam waktu setempat.
Laga panas ini awalnya berjalan sesuai skenario The Reds.
Andy Robertson dan Mohamed Salah membawa tuan rumah unggul cepat.
Namun, Atletico menunjukkan mental baja lewat dua gol Marcos Llorente yang membuat skor imbang 2-2.
Saat laga seolah akan berakhir dengan hasil seri, Van Dijk muncul sebagai penentu.
Bek asal Belanda itu menanduk bola hasil sepak pojok Dominik Szoboszlai di menit akhir, menggetarkan Anfield sekaligus mengamankan start sempurna Liverpool di Liga Champions musim ini.
Menariknya, gol Van Dijk ini dikaitkan dengan interaksinya bersama wasit Maurizio Mariani sebelum momen penentu terjadi.
Dalam tayangan ulang, Van Dijk terlihat beberapa kali berbicara dengan wasit soal kerasnya marking Robin Le Normand saat situasi bola mati.
Baca Juga: Gila! Mbappe Cetak 50 Gol Liga Champions, Dekati Rekor Ronaldo
Eks gelandang Everton, Leon Osman, menyebut langkah itu cerdik.
“Van Dijk sudah beberapa kali mengeluh ke wasit bahwa dirinya ditarik atau ditekan terlalu keras. Akhirnya Le Normand dapat peringatan, dan itu memberi Van Dijk ruang lebih. Dia pintar, tahu bagaimana memanfaatkan situasi,” ujar Osman di BBC Match of the Day.
Gol telat Van Dijk memicu ledakan emosi di kubu Atletico.
Pelatih Diego Simeone yang terlihat frustrasi sempat bersitegang dengan suporter di belakang bench tim tamu hingga akhirnya diusir wasit.
Sementara itu, Van Dijk justru tenang menanggapi momen krusialnya.
“Kami terus mencoba. Setelah kebobolan dua kali, kami harus menunjukkan mentalitas. Atletico tim berbahaya, mereka bisa menghukum kapan saja. Tapi kami tidak menyerah, dan saya senang bisa mencetak gol penentu,” kata kapten Liverpool itu.
Berita Terkait
-
Gila! Mbappe Cetak 50 Gol Liga Champions, Dekati Rekor Ronaldo
-
Arne Slot Terkejut dengan Kebugaran Alexander Isak
-
Tak Gentar Lawan Klub Tajir Singapura, Persib Bandung Percaya Atmosfer GBLA
-
Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung vs Lion City Sailors, Duo Timnas Indonesia Full Main?
-
Pelatih Keturunan Belitung Terancam Dipecat Ajax Gara-gara Inter Milan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir