- Debut Calvin Verdonk sebagai pemain pengganti tidak cukup bagus.
- Verdonk kesulitan menghadapi pergerakan Thauvin dan meninggalkan sisi kiri Lille terbuka saat gol ketiga terjadi.
- Lille menunjukkan lemahnya koordinasi di lini belakang dan lini tengah, ditambah kesalahan penguasaan bola dan posisi yang salah
Dari situasi serangan cepat, tembakan Aguilar sempat ditepis Özer, namun bola muntah jatuh manis ke kaki Rayan Fofana yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong.
Lens unggul 3-0, dan pesta pun meledak di tribune Bollaert.
Lille terlihat tak berdaya. Upaya Giroud untuk membongkar pertahanan solid Lens tak membuahkan hasil.
Rapor Calvin Verdonk Cs Dikutip dari footmercato
Calvin Verdonk dimainkan sebagai pemain pengganti setelah cederanya Romain Perraud.
Verdonk (3,5/10), yang menjadi pemain Indonesia pertama tampil di Ligue 1.
Verdonk kesulitan menghadapi pergerakan Thauvin di sisi kanan, meninggalkan sisi kiri Lille terbuka saat gol ketiga Lens terjadi.
Berke Ozer (4/10) – Kiper asal Turki ini sempat tampil reaktif menghadapi serangan Florian Thauvin pada menit ke-6 dan menutup peluang Wesley Saïd pada menit ke-24.
Namun, ia akhirnya kebobolan lewat sepak pojok licik Lens (28’), dilanjutkan dengan tendangan indah Thauvin (43’) setelah kesalahan lini belakang. Pada gol ketiga (53’), Özer bisa melakukan penyelamatan lebih baik, namun pertahanan Lille tetap pasif dan rapuh.
Mandi (3,5/10) – Bek internasional Aljazair ini kurang memberikan inspirasi di lini ofensif dan kerap diganggu Udol dan Saïd.
Baca Juga: Willem II vs Jong Ajax: Rapor Nathan Tjoe-A-On Tundukkan 2 Pemain Keturunan Indonesia
Ngoy (3,5/10) – Rekrutan baru Lille musim panas ini mengalami pertandingan terberatnya sejak bergabung. Ia terlalu pasif, terutama pada gol ketiga Lens, di mana ia membiarkan Fofana mendorong bola ke gawang Ozer.
Mbemba (3/10) – Menghadapi Lens untuk pertama kali sejak lebih dari setahun, Mbemba terlihat kekurangan ritme.
Ia kehilangan pengawasan terhadap Thauvin (6’) dan gagal menghadang Rayane Fofana (19’).
Posisi yang terlalu tinggi dan kurangnya otomatisme dengan Ngoy membuat lini belakang Lille mudah dieksploitasi.
Bentaleb (4/10) – Gelandang Aljazair ini menggantikan Benjamin André dan mencoba mengatur serangan Lille di awal laga, namun cepat kehilangan pengaruh menghadapi dominasi Lens.
Bouaddi (4/10) – Gelandang muda Lille ini tampil buruk dengan sembilan kali kehilangan bola.
Fernandez-Pardo (2/10) – Pemain sayap muda ini nyaris tidak terlihat sepanjang laga.
Haraldsson (3/10) – Sebelum Lens mencetak dua gol, ia punya peluang untuk membawa Lille unggul, tetapi gagal menargetkan gawang setelah tembakan Correia (22’).
Correia (2/10) – Top assist Lille musim ini, tetapi tampil mengecewakan. Kesalahan teknisnya, termasuk kehilangan bola yang berujung gol kedua Lens (44’), malah merugikan tim.
Olivier Giroud (2,5/10) – Sang juara dunia 2018 hanya menyentuh 22 bola sepanjang laga dan gagal menghadirkan ancaman berarti.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Willem II vs Jong Ajax: Rapor Nathan Tjoe-A-On Tundukkan 2 Pemain Keturunan Indonesia
-
Siapa Aaron Ang? Kiper Indonesia di Sevilla, Suksesor Emil Audero dan Maarten Paes
-
Kata-kata Berkelas Emil Audero: Ogah Jemawa, Siap Bikin Pemain Parma Frustasi
-
Emil Audero Jadi Kunci! Cremonese Bidik Jungkalkan Parma di Kandang
-
Kontrak Mandek, Tak Masuk Skuat, Mees Hilgers Makan Gaji Buta?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026
-
Belanja Gentlewoman Pakai Kartu BRI Dapat Cashback Rp300 Ribu!
-
Kasus Dokter Viral Komentari Pasien BPJS Berujung Putus Kontrak dengan RS Pusri