- Emil Audero catat clean sheet kedua musim ini.
- Jay Idzes gagal bawa Sassuolo kalahkan Inter.
- Dua pemain Timnas Indonesia tampil kontras di Serie A.
Performa ini menjadi modal penting bagi Cremonese untuk tetap bersaing di papan tengah.
Publik Indonesia pun turut bangga melihat kiprah Audero di kompetisi elite Eropa.
Jay Idzes Harus Terima Kekalahan di Giuseppe Meazza
Berbeda dengan Audero, Jay Idzes tidak bisa membawa Sassuolo menghindari kekalahan dari Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (22/9/2025).
Sassuolo menyerah 2-1 sehingga gagal melanjutkan catatan apik melawan Inter dalam beberapa musim terakhir.
Hasil ini membuat Sassuolo kehilangan kesempatan meraih kemenangan ketiga beruntun atas Inter sejak 2023.
Meski demikian, penampilan Idzes tetap patut diapresiasi karena ia menjadi bek dengan rating terbaik di timnya.
Whoscored mencatat Idzes meraih nilai 6,84 yang merupakan keempat tertinggi di antara semua pemain Sassuolo.
Rekam Jejak Sassuolo Lawan Inter
Baca Juga: Jay Idzes Main Penuh Kalah Tipis dari Inter Milan
Sassuolo memang bukan tim besar di Serie A, bahkan musim lalu sempat terdegradasi, namun klub ini kerap menyulitkan Inter Milan.
Dari lima pertemuan terakhir sebelum laga kali ini, Sassuolo justru lebih dominan dengan tiga kemenangan.
Inter hanya mampu mencatat dua kemenangan, menunjukkan betapa sulitnya menghadapi Sassuolo.
Pada periode 2017 hingga 2018, Sassuolo bahkan pernah empat kali beruntun menaklukkan Inter.
Namun tren positif itu harus terhenti setelah kekalahan terbaru di Giuseppe Meazza.
Evaluasi Performa Pemain Timnas Indonesia di Serie A
Performa berbeda dari Emil Audero dan Jay Idzes menunjukkan bahwa keduanya tetap menjadi pilar penting di klub masing-masing.
Audero berhasil menjaga kepercayaan dengan konsistensi clean sheet yang menjadi modal utama Cremonese.
Sementara Idzes, meski kalah, tetap menunjukkan kualitas individu yang menonjol di lini belakang Sassuolo.
Kedua pemain ini diharapkan dapat terus menjaga performa agar menjadi andalan Timnas Indonesia pada laga internasional mendatang.
Kiprah mereka di Serie A memberi inspirasi bagi pemain muda Indonesia untuk berkarier di Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey