- Marselino Ferdinan dicoret Patrick Kluivert
- PSSI dilarang intervensi
- Tak tahu alasan pencoretan
Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengungkap alasan dicoretnya Marselino Ferdinan dari Timnas Indonesia.
Menurutnya, federasi tak pernah ikut campur keputusan yang sudah dikeluarkan Pelatih Patrick Kluivert.
Patrick Kluivert sudah mengumumkan 28 pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia berada di Grup B bersama dengan tuan rumah Arab Saudi dan Irak. Duel ini berlangsung pada Oktober mendatang.
Pada ajang ini, Kluivert tidak membawa Marselino Ferdinan.
Padahal, sang pemain punya pengalaman jebol gawang Arab Saudi saat dilangsungkannya ronde ketiga beberapa waktu lalu.
Arya Sinulingga tak tahu alasan pasti Marselino dicoret Kluivert.
Menurutnya, pemilihan pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia merupakan kewenangan pelatih bukan federasi.
"Selama kami di PSSI, Pak Erick (Thohir) itu gak pernah itu ada kita bisa cawe-cawe siapa pun pelatihnya, Nova (Arianto) sekalipun pelatihnya, padahal masih (Timnas) U-17, gak boleh itu cawe-cawe pemain atau untuk orang tertentu masukin pemain," kata Arya kepada awak media.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tanpa Wakil di AFC Awards 2025, Andalan Malaysia Masuk Nominasi Terbaik
"Jadi ini pilihan dari pelatih pasti dia punya pertimbangan sendiri kenapa sampai tidak dipilih gitu, mungkin mungkin," jelasnya.
Seperti kita ketahui Marselino masuk ke dalam skuad timnas Indonesia ketika beruji coba melawan Taiwan dan Lebanon di FIFA matchday September 2025
Saat itu, Timnas Indonesia menang telak kontra Taiwan kemudian seri saat bersua Lebanon. Marselino memang dimainkan, namun tak maksimal.
Selain itu, Marselino Ferdinan belum mendapat menit bermain bersama timnya saat ini AS Trencin.
Bahkan, di klub sebelumnya Oxford United, eks Persebaya Surabaya itu nyaris tak pernah dimainkan.
"Karena jam bertandingnya (Marselino) belum ada, jadi itu mungkin yang jadi pertimbangan pelatih di samping mungkin hasil evaluasi kemarin itu kita uji coba FIFA Matchday lawan Taipei dan Lebanon," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Alasan Teknis John Herdman Bawel Banget Sepanjang Laga Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis
-
Timnas Indonesia Langsung Dapat 'Hadiah' dari FIFA usai Bantai St Kitts, Apa Itu?
-
Analisis John Herdman: 15 Menit Pertama Lawan Bulgaria Krusial untuk Timnas Indonesia
-
Kata-kata Erick Thohir Usai John Herdman Raih Kemenangan Perdana
-
Peran Baru Ole Romeny Bikin Herdman Tersenyum, Taktik Timnas Indonesia Makin Variatif
-
John Herdman Pasang Target Gila Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Belajar dari Kanada, John Herdman Tegaskan Perjalanan Timnas Indonesia ke Piala Dunia Takkan Mulus
-
Pembuktian Beckham Putra: Dihujat Warganet, Dipuji Pelatih Lawan
-
Debut Sempurna di GBK, Ritual Sakral Pemain dan Fans Timnas Indonesia Bikin Takjub John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Kalahkan Saint Kitts and Nevis