- Tak ada satu pun pemain Timnas Indonesia masuk nominasi penghargaan AFC 2025.
- Malaysia diwakili Arif Aiman yang bersaing dengan bintang Qatar dan Arab Saudi.
- Nominasi AFC juga menampilkan nama besar seperti Lee Kang-in, Mehdi Taremi, dan Takefusa Kubo.
Suara.com - Pemain Timnas Indonesia sama sekali tidak ada yang masuk dalam daftar nominasi penerima penghargaan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Menariknya, ada satu pemain Malaysia bisa masuk dalam daftar.
Dia adalah Arif Aiman yang masuk nominasi pemain terbaik Asia AFC 2025. Dalam rilis yang diterima Suara.com, ia bersaing dengan pemain Qatar Akram Afid dan kapten Arab Saudi Salem Al Dawsari.
Arif Aiman memang tampil luar biasa. Ia tampil apik bersama timnya Johor Darul Ta'zim (JDT).
AFC membedakan antara Pemain Terbaik Asia dengan Pemain Terbaik Asia di Panggung Internasional.
Nah, untuk di level ini AFC memberikan penghargaan khusus bagi pemain-pemain Asia yang bermain di luar benua Asia.
Ada tiga nama yang masuk dalam nominasi pemain terbaik Asia di panggung internasional.
Mereka adalah Lee Kang-in (Paris Saint-Geramin (PSG)/Korea Selatan), Mehdi Taremi (Inter Milan, Olympiacos/Iran), dan Takefusa Kubo (Real Sociedad/Jepang).
Berikut Nominasi Lengkapnya
AFC Player of the Year
Baca Juga: FC Dallas Beri Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Sembuh dari Cedera
- Arif Aiman Hanapi (Johor Darul Ta’zim FC and MAS)
- Akram Afif (Al Sadd SC and QAT)
- Salem Al Dawsari (Al Hilal SFC and KSA)
AFC Women’s Player of the Year
- Holly McNamara (Melbourne City FC and AUS)
- Wang Shuang (Wuhan Jiangda Women’s FC and CHN)
- Hana Takahashi (Urawa Red Diamonds Ladies and JPN)
AFC Asian International Player of the Year (Men)
- Mehdi Taremi (Internazionale/Olympiacos and IRN)
- Takefusa Kubo (Real Sociedad and JPN)
- Lee Kang-in (Paris Saint-Germain and KOR)
AFC Asian International Player of the Year (Women)
- Stephanie Catley (Arsenal FC and AUS)
- Maika Hamano (Chelsea FC and JPN)
- Yui Hasegawa (Manchester City and JPN)
AFC Futsal Player of the Year
- Moslem Oladghobad (Gohar Zamin and IRN)
- Salar Aghapour (Gohar Zamin and IRN)
- Muhammad Osamanmusa (Jimbee Cartagena and THA)
AFC Coach of the Year (Men)
- Trevor Morgan (Australia U20 and AUS)
- Ri Song Ho (DPR Korea U20 Women and PRK)
- Song Sung Gwon (DPR Korea U17 Women and PRK)
AFC Coach of the Year (Women)
Berita Terkait
-
Pelatih MU Bantu Kluivert Jaga Kebugaran Pemain Timnas Indonesia
-
Laga Berat Pemain Abroad Sebelum Hadapi Arab Saudi: Verdonk vs PSG, Audero Tantang Inter
-
Skuad Mewah yang Terbuang, Deretan Bintang Senilai Rp153 Miliar yang Ditepikan Timnas Indonesia
-
Arif Aiman Jadi Pemain Malaysia Pertama Masuk Nominasi Pemain Terbaik AFC
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terkini
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Kiper Futsal Azfar Burhan Kecelakaan Motor karena Buru-buru Kejar Bus Kembali ke Malang
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?