-
Transfer Mees Hilgers ke Stade Brest gagal karena tes medis tak sempat dilakukan sebelum bursa transfer ditutup
-
Dua klub Eredivisie menawar peminjaman, tapi ditolak Mees dan FC Twente
-
Hilgers kini dibekukan dari skuad utama akibat belum sepakat perpanjangan kontrak
Suara.com - Fakta baru yang menarik terungkap di balik saga transfer bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers.
Setelah kepindahannya ke klub Prancis, Stade Brest kandas di menit-menit akhir, ternyata ada dua klub Eredivisie lain yang mencoba peruntungan untuk merekrutnya tapi tawaran tersebut ditolak mentah-mentah.
Transfer Mees Hilgers ke Stade Brest gagal terwujud karena tidak cukup waktu untuk menyelesaikan proses tes medis sebelum jendela transfer ditutup.
Melihat adanya celah, dua klub asal Belanda yang tidak disebutkan namanya mencoba memanfaatkan situasi. Mengingat bursa transfer di Belanda masih terbuka satu hari lebih lama, mereka datang dengan proposal peminjaman.
“Masih ada dua klub Belanda yang menghubungi saya, menanyakan apakah Mees bisa dipinjam,” kata Mohammed Sinouh dikutip dari Voetbal Primeur.
Namun, opsi untuk tetap berada di Belanda ternyata tidak menarik bagi Mees Hilgers maupun klubnya saat ini, FC Twente.
“Bursa transfer di Belanda memang masih terbuka satu hari lebih lama. Namun baik Twente maupun Mees tidak setuju dengan opsi itu,” tambahnya.
Penolakan ini diyakini didasari oleh dua alasan utama. Pertama, Mees Hilgers secara pribadi memiliki ambisi kuat untuk melanjutkan kariernya di luar Belanda.
Kedua, dari sisi FC Twente mereka lebih memprioritaskan penjualan secara permanen demi mendapatkan dana segar, ketimbang hanya meminjamkannya.
Baca Juga: Wah Edan! Banyak Pemain Andalan Tak Dipanggil Timnas Indonesia vs Arab Saudi dan Irak, Siapa Saja?
Sayangnya, kegagalan transfer ini kini berujung pada situasi yang semakin pelik bagi pemain Timnas Indonesia ini.
Ia dibekukan dari skuad utama dan tidak pernah masuk dalam daftar susunan pemain dalam tujuh laga awal Eredivisie.
Sikap tegas klub ini merupakan buntut dari belum adanya kesepakatan perpanjangan kontrak baru, di mana manajemen tidak ingin kehilangan aset berharganya secara gratis pada Juni 2026 mendatang.
Berita Terkait
-
Agen Mees Hilgers Semprot FC Twente: Sejak Kapan Punya Ambisi Jadi Dosa Besar?
-
Media Belanda Sorot Keputusan Kluivert 'Tinggalkan' Mees Hilgers yang Tengah Kesulitan
-
Alasan Pemanggilan Mees Hilgers ke Timnas Indonesia Berpeluang Jadi Masalah
-
Timnas Indonesia Tanpa Mees Hilgers dan Marselino Ferdinan, Ini Kata Erick Thohir
-
Kluivert Cueki Mees Hilgers, 'Orang Dalam' PSSI: Kita Tahu karena Apa
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9