-
Jairo Riedewald menghapus bendera Indonesia dari bio Instagram, memicu spekulasi batal bela Timnas
-
Proses naturalisasinya terkendala administrasi, lebih rumit dibanding Maarten Paes
-
Kariernya juga terpuruk setelah kontrak diputus Royal Antwerp dan nilai pasarnya turun drastis
Suara.com - Pemain keturunan, Jairo Riedewald bak kehilangan harapan untuk memperkuat Timnas Indonesia dengan tindakan terbarunya menghapus bendera Merah Putih di bio Instagram.
Para penggemar Skuad Garuda yang jeli menyadari bahwa Jairo Riedewald kini telah menghapus segala identitas yang berbau Indonesia dari profil Instagram pribadinya.
Padahal beberapa waktu lalu, angin segar sempat berhembus kencang. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert secara terbuka menyebut nama eks Crystal Palace sebagai target utama dalam program naturalisasi berikutnya.
“Saya tidak tahu apakah saya bisa sebut namanya, tetapi ada satu nama yang bisa saya bilang, Jairo Riedewald,” ungkap Patrick Kluivert dikutip dari Voetbal Primeur.
“Kami akan segera memproses naturalisasinya secepat mungkin, dan dia akan menjadi salah satu di antaranya,” imbuhnya.
Dukungan juga datang dari asisten Kluivert, Denny Landzaat, yang menyatakan pintu timnas Indonesia selalu terbuka lebar.
“Jika itu tergantung pada kami, dia akan bergabung dengan kami. Dia akan diterima dengan senang hati,” jelas Landzaat.
Namun, seiring berjalannya waktu, optimisme itu memudar. Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, kemudian memberikan pernyataan yang seolah menjadi sinyal pertama bahwa ada kendala serius.
“Jairo ini prosesnya lebih berat (secara administrasi) daripada Maarten Paes. Lebih berat. Jadi, bukan kami tidak mau. Kami mau banget,“ kata Arya Sinulingga.
Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Bisa Tembus 110 Besar Jika Lakukan Ini pada Oktober
Ketidakpastian ini semakin diperkuat dengan keputusan PSSI dan Patrick Kluivert yang akhirnya memproses naturalisasi Joey Pelupessy, membuat nasib Riedewald semakin menjadi tanda tanya.
Langkah Jairo Riedewald menghapus bendera Indonesia ini pun langsung disadari oleh para suporter, yang memaknainya sebagai sebuah pesan bahwa harapan telah hilang.
“Akhirnya Jairo menghapus bio bendera negara kita usai dipastikan gagal perkuat timnas,“ tulis @the***.
“Semenjak terkendala administrasi, bionya dihapus,“ komentar @knag***.
Situasi ini semakin pelik dengan kondisi karier Riedewald saat ini. Ia berstatus tanpa klub setelah kontraknya secara sepihak diputus oleh Royal Antwerp, meskipun musim lalu ia bermain reguler.
Nilai pasarnya pun anjlok drastis dari yang pernah mencapai ratusan miliar kini hanya tersisa Rp 31 miliar. Ketidakpastian di level klub dan timnas ini seolah menjadi pukulan ganda bagi sang pemain.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia dan Arab Saudi Gelar TC Perdana di Hari yang Sama, Adu Persiapan Dimulai
-
Kata-kata Eks Pelatih Timnas Indonesia usai Marselino Ferdiinan Dicoret Patrick Kluivert
-
Emil Audero Cedera Apa?
-
Terungkap 2 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Prosesnya Sempat Bermasalah
-
Gawat! 2 Kiper Timnas Indonesia Cedera Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward