-
Emil Audero cedera betis sebelum laga Serie A.
-
Marco Silvestri tampil menggantikan kiper utama.
-
Peluang Timnas Indonesia tetap terbuka untuk Audero.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, mengalami cedera betis sebelum kickoff pertandingan Como vs Cremonese.
Laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia berakhir imbang 1-1 antara kedua tim.
Gol pembuka dicetak Nico Paz untuk Como pada menit ke-32.
Balasan Cremonese hadir melalui Federico Baschirotto pada menit ke-69.
Emil Audero awalnya tercatat sebagai starter Cremonese namun tak turun di lapangan.
Marco Silvestri Tampil Mengganti Audero
Marco Silvestri dipercaya menjaga gawang Cremonese menggantikan Emil Audero.
Silvestri menegaskan cedera Audero terjadi pada otot betis, meski ringan.
"Saya tidak membayangkan akan bermain, meskipun saya tahu Audero punya masalah kecil pada betisnya," kata Silvestri.
Baca Juga: Debut di Pentas Eropa, Calvin Verdonk Hapus Kenangan Pahit yang Digoreskan Klub Marselino Ferdinan
Silvestri menunjukkan profesionalisme sebagai pelapis kiper utama di Cremonese.
Status Cedera dan Peluang di Timnas Indonesia
Belum ada kepastian apakah Emil Audero akan memperkuat Timnas Indonesia di ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
PSSI maupun pihak Cremonese belum mengeluarkan konfirmasi resmi terkait kondisi kiper kelahiran Italia tersebut.
Cedera betis yang dialami Audero dilaporkan ringan, sehingga peluangnya tampil di laga Timnas melawan Arab Saudi dan Irak tetap terbuka.
Emil Audero saat ini menjadi andalan pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota