-
Ezra Walian sempat terhambat membela Timnas karena pernah main di Belanda U-17, tapi akhirnya bisa kembali 2021
-
Marc Klok terkendala bukti keturunan meski sudah WNI, baru debut bersama Timnas Indonesia pada 2022
-
Proses naturalisasi pemain Timnas sering berliku, penuh drama, dan memerlukan pembuktian kuat
Suara.com - Proses naturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) memang bukan perkara mudah. Diperlukan alur yang panjang dan pembuktian yang kuat sebelum seseorang bisa secara resmi mengenakan seragam Merah Putih.
Meskipun puluhan pesepakbola telah sukses melalui jalur ini, ternyata ada beberapa kisah yang diwarnai drama dan permasalahan pelik.
Di antara sekian banyak nama, setidaknya ada dua bintang Timnas Indonesia yang prosesnya sempat tersendat dan penuh liku. Siapa saja mereka?
1. Ezra Walian
Ezra Walian resmi menjadi WNI pada tahun 2017 dan langsung menjadi andalan Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games pada tahun yang sama.
Namun, sebuah masalah besar muncul dua tahun kemudian saat ia akan tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.
AFC secara tiba-tiba meminta dokumen pendukung proses naturalisasinya. Setelah ditelusuri, terungkap bahwa Ezra pernah memperkuat Timnas Belanda U-17 di ajang resmi Piala Eropa 2014.
Menurut regulasi FIFA, hal ini membuatnya tidak bisa berpindah asosiasi begitu saja. Akibatnya, Ezra sempat tidak bisa membela skuad Garuda Muda.
Untungnya setelah melalui proses penantian dan pemenuhan syarat yang panjang, masalah tersebut akhirnya terselesaikan dan Ezra bisa kembali memperkuat Timnas Indonesia pada tahun 2021.
2. Marc Klok
Kisah yang tak kalah dramatis dialami oleh gelandang andalan Persib Bandung, Marc Klok. Ia resmi menjadi WNI pada 12 November 2020 melalui jalur keturunan.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bisa Manfaatkan Satu Celah Fatal di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Namun, di tengah prosesnya sebuah kendala besar muncul. Pria kelahiran Amsterdam ini ternyata tidak mampu membuktikan secara dokumen bahwa ia memiliki garis keturunan Indonesia hingga level kakek-nenek.
Alhasil meskipun sudah resmi menjadi WNI, Marc Klok sempat tidak diizinkan untuk membela Timnas Indonesia.
Ia harus melewati masa penantian selama dua tahun sebelum akhirnya benar-benar bisa melakoni debutnya bersama skuad Garuda pada tahun 2022.
Berita Terkait
-
Gawat! 2 Kiper Timnas Indonesia Cedera Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Sosok Tunku Ismail: Dalang Naturalisasi Bermasalah Malaysia, Kini Salahkan Erick Thohir?
-
Breakingnews! Emil Audero Cedera Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Bisa Tembus 110 Besar Jika Lakukan Ini pada Oktober
-
3 Fakta Menarik Skuad Timnas Indonesia Jelang Duel Panas Lawan Arab Saudi
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota