-
Arab Saudi kehilangan tiga bek utama: Abdulelah Al-Amri, Ali Lajami, dan Ali Al-Bulayhi
-
Kapten Salem Al-Dawsari tetap dipanggil meski sempat dikabarkan cedera
-
Absennya trio bek jadi peluang emas lini serang Timnas Indonesia
Suara.com - Pelatih Arab Saudi, Herve Renard ternyata tidak memanggil kekuatan penuhnya untuk laga krusial di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tiga Pemain andalan The Green Falcons secara mengejutkan dicoret dari daftar 27 pemain yang diumumkan.
Ketiga nama yang absen tersebut adalah Abdulelah Al-Amri, Ali Lajami, dan yang paling menyita perhatian adalah Ali Al-Bulayhi.
Abdulelah Al-Amri merupakan bek tangguh milik Al Nassr yang juga rekan setim megabintang Cristiano Ronaldo.
Sementara Ali Lajami adalah palang pintu andalan klub raksasa Al Hilal yang sudah mengantongi 18 caps bersama Arab Saudi.
Namun, absennya nama Ali Al-Bulayhi-lah yang paling menjadi sorotan. Bek Al Hilal ini dikenal sebagai sosok yang sangat kontroversial dan gemar melakukan provokasi terhadap pemain lawan, termasuk kepada para pemain bintang dunia.
Tidak hadirnya tiga pilar pertahanan ini jelas menjadi sebuah keuntungan signifikan bagi lini serang Timnas Indonesia.
Di sisi lain, kabar yang sebelumnya beredar mengenai cederanya sang kapten, Salem Al-Dawsari, ternyata tidak sepenuhnya benar.
Meskipun sempat dikabarkan akan absen selama dua bulan, Herve Renard pada akhirnya tetap memasukkan nama sang bintang ke dalam skuad.
Baca Juga: Sassuolo Hajar Udinese 3-1, Begini Rapor Jay Idzes: Solid dan Akurat
Juru taktik asal Prancis itu tampaknya enggan kehilangan jimat keberuntungannya tersebut saat menghadapi Timnas Indonesia.
Masih segar dalam ingatan bagaimana Al-Dawsari menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol saat Arab Saudi secara mengejutkan menaklukkan Argentina 2-1 di Piala Dunia 2022.
Meski Al-Dawsari tetap hadir, absennya tiga bek tangguh di lini belakang tetap menjadi celah yang harus bisa dieksploitasi secara maksimal oleh para penyerang Skuad Garuda jika ingin mencuri poin dan menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Pusing, Audero Cedera, Dua kiper Andalan Timnas Indonesia Terancam Absen
-
Hore! Patrick Kluivert Dapat Kabar Bagus dari Klub Arab Saudi Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Emil Audero Cedera Otot Fleksor, Apa Berbahaya dan Kapan Kembali Merumput?
-
Statistik impresif Jay Idzes Usai Bantu Sassuolo Menang 3-1 atas Udinese di Stadion Mapei
-
Calvin Verdonk Cs Ditekuk Lyon, Bos Lille Murka Tuding Mafia Wasit
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil