-
Calvin Verdonk tampil gemilang sebagai starter penuh Lille lawan Lyon, raih rating tertinggi 7,3
-
Ia dominan di bertahan dan serangan, ciptakan tiga peluang emas
-
Media Prancis memuji peningkatan performanya, jadi modal penting jelang tugas bersama Timnas Indonesia
Suara.com - Penampilan bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk bersama LOSC Lille terus menunjukkan grafik yang menanjak.
Setelah sempat mendapat kritikan di laga debutnya, kini ia justru banjir pujian salah satunya dari media Prancis berkat performa impresifnya saat melawan Olympique Lyon.
Calvin Verdonk untuk pertama kalnya dipercaya sebagai starter di Ligue 1 Prancis ketika Lille melawan Lyon pada pekan keenam Liga Prancis di Stade Pierre-Mauroy, Minggu (28/9/2025).
Kepercayaan ini ia jawab dengan penampilan solid selama 90 menit penuh. Tak hanya tangguh dalam bertahan, bek kiri berusia 28 tahun ini juga aktif dalam membantu serangan.
Statistik dari Fotmob menjadi bukti sahih kualitasnya. Verdonk mendapatkan rating 7,3, tertinggi di antara semua pemain Lille.
Pemain keturunan Aceh itu juga tercatat sebagai pencipta peluang terbanyak di laga tersebut dengan tiga kali menciptakan kesempatan emas.
Dari sisi defensif, kontribusinya juga tak kalah mentereng dengan 3 sapuan, 2 sapuan kepala, 2 intersep, dan memenangkan 4 dari 6 duel.
Performa gemilangnya ini menjadi pembuktian telak setelah ia sempat dinilai tampil kurang maksimal di laga debutnya melawan Lens.
Kini pujian pun datang dari media lokal, Le11 yang secara spesifik menyoroti peningkatan performa Verdonk di setiap pertandingan.
Baca Juga: Calvin Verdonk Banjir Kritik dan Pujian usai Bersinar Bareng Lille
Menurut media Prancis itu Verdonk tidak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga memberikan dimensi serangan baru bagi Lille.
Kolaborasinya dengan penyerang sayap, Matias Fernandez-Pardo, di sisi kiri dinilai sangat apik.
"Meski sempat kesulitan di derby, namun sudah menunjukkan peningkatan saat melawan Brann, Calvin Verdonk kembali menunjukkan peningkatan performa melawan OL," tulis laporan Le11.
"Jarang, bahkan mungkin tidak pernah, kesulitan di lini pertahanan. Bek sayap Indonesia ini juga memberikan tambahan kekuatan di sisi lain lapangan, berkolaborasi dengan apik bersama Matias Fernandez-Pardo," imbuh laporan itu.
Penampilan impresif ini jelas menjadi modal yang sangat berharga bagi Verdonk. Ia dituntut untuk melanjutkan tren positifnya saat Lille bertandang ke markas AS Roma di Liga Europa, sebelum nantinya bergabung dengan Timnas Indonesia untuk melakoni dua laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dan Irak.
Berita Terkait
-
Rekap Pemain Keturunan di Eropa, Nasib Calvin Verdonk Jadi Sorotan
-
Di Era STY Saja Menang, Alex Pastoor Yakin Timnas Indonesia Bisa Jinakkan Arab Saudi
-
3 Pemain Bintang Arab Saudi Tak Dipanggil Lawan Timnas Indonesia
-
3 Keypass yang Bikin Calvin Verdonk 'Menyala' dalam Kekalahan Lille atas Lyon
-
Patrick Kluivert Pusing, Audero Cedera, Dua kiper Andalan Timnas Indonesia Terancam Absen
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil