- Florian Wirtz belum mampu menunjukkan performa yang sesuai dengan harga £116 juta sejak bergabung dengan Liverpool
- Kenny Dalglish menilai kunci keberhasilan Wirtz adalah adaptasi dan membangun chemistry dengan rekan setim
- Jamie Carragher melontarkan kritik tajam terhadap Liverpool dan Wirtz, menilai permainan tim di bawah Arne Slot belum jelas identitasnya
Suara.com - Legenda Liverpool, Kenny Dalglish, ikut angkat bicara soal kesulitan Florian Wirtz menyesuaikan diri di Anfield.
Gelandang serang asal Jerman itu didatangkan dengan harga fantastis £116 juta dari Bayer Leverkusen pada musim panas lalu, namun hingga kini belum mampu menunjukkan performa yang sepadan dengan label harganya.
Sejak berseragam The Reds, Wirtz sudah tampil enam kali di Premier League tanpa mencetak gol maupun assist.
Padahal musim lalu, pemain berusia 22 tahun itu mencatatkan 16 gol dan 15 assist bersama Leverkusen.
Dalglish menegaskan bahwa kunci bagi Wirtz adalah terus menjalani proses adaptasi dan membangun chemistry dengan rekan setimnya.
“Hal pertama yang harus dia lakukan adalah tetap melakukan apa yang sudah dia kerjakan. Dia bagus saat menerima bola, tahu bagaimana membuka ruang, dan punya kontrol yang kuat,” ujar Dalglish dilansir dari Daily Star
“Saat saya dan Ian Rush dulu, kami belajar semuanya dari latihan. Saya bilang ke Rushy, ‘Kalau ada ruang, biarkan saja, saya yang akan mainkan bolanya dan kamu tinggal berlari.’ Itu sederhana, tapi butuh waktu untuk sinkron.”
Dalglish percaya bahwa Wirtz punya kemampuan teknis luar biasa.
Tantangan terbesarnya saat ini adalah menemukan ritme permainan dan memahami pergerakan rekan setim, seperti yang ia tunjukkan saat masih di Bundesliga.
Baca Juga: Dituding Sindir Manchester United, Rasmus Hojlund Buru-buru Klarifikasi
Namun tak semua legenda Liverpool bersuara lembut. Jamie Carragher melontarkan kritik tajam setelah Liverpool kalah 0-1 dari Galatasaray di Liga Champions pekan ini.
Menurut Carragher, permainan Liverpool di bawah Arne Slot belum menunjukkan identitas jelas, bahkan cenderung berantakan.
“Liverpool tidak sedang bermain sepak bola, mereka bermain basket. Balans tim tidak tepat. Dan yang paling menonjol, Florian Wirtz sama sekali belum nyetel,” kata Carragher kepada CBS Sports.
Ia menilai Wirtz masih butuh waktu, namun menyarankan agar sang pemain sementara disingkirkan dari starting XI demi mengembalikan stabilitas tim.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Xabi Alonso Bawa Gerbong Staf Pelatih dari Real Madrid ke Chelsea, Siapa Saja?
-
Carlo Ancelotti Jelaskan Alasan Coret Joao Pedro dari Skuad Piala Dunia 2026 Brasil
-
Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026 Brasil, Joao Pedro Tulis Pesan Emosional
-
Jose Mourinho Digosipkan Ingin Bawa Marcus Rashford ke Real Madrid
-
Punya Pengalaman Bungkam Jepang dan Qatar, John Herdman Pede Pimpin Timnas Indonesia ke Piala Asia
-
Meski Cuma Butuh Imbang untuk Juara, Thom Haye Ingin Persib Tutup Musim dengan Kemenangan
-
Gustavo Almeida Bongkar Rahasia Tampil Gila dari Bangku Cadangan saat Persija Hajar Persik
-
Persib Bandung Diminta Jangan Senang Dahulu Jelang Penentuan Gelar Juara Super League 2026
-
John Herdman Pastikan Timnas Indonesia Tak Akan 'Full Naturalisasi', Libatkan Pemain Lokal Potensial
-
Transfer Victor Osimhen ke Chelsea Jadi Proyek Pertama Pelatih Xabi Alonso Senilai Rp2,05 Triliun