- Kemenangan 1-0 atas AS Roma membuat LOSC Lille menjadi klub Prancis pertama yang berhasil menang di Stadion Olimpico
- Kiper Lille tampil fenomenal dengan menepis tiga penalti beruntun
- Bek Timnas Indonesia itu mencatat rating tinggi 7,3 menurut Fotmob, lebih baik dari beberapa bintang Lille seperti Nabil Bentaleb
Suara.com - AS Roma harus menelan pil pahit di kandang sendiri usai dikalahkan LOSC Lille dengan skor tipis 0-1 pada laga Liga Europa, Jumat (3/10) dinihari WIB.
Hasil ini membuat Calvin Verdonk dkk memecah rekor tersendiri.
Dilansir dari Le11hdf.fr, Lille menjadi klub Prancis pertama yang mengalahkan AS Roma di Stadion Olimpico di Liga Europa.
Pelatih LOSC, Bruno Genesio, tak bisa menyembunyikan rasa puasnya.
Ia menyebut kemenangan ini sebagai momen penting yang bisa menjadi fondasi untuk membangun momentum lebih besar.
“Ini kemenangan indah. Tidak ada klub Prancis sebelumnya yang bisa menang di sini dalam kompetisi Eropa. Roma adalah tim kuat dan solid, jadi hasil ini benar-benar spesial. Kami harus menjadikannya inspirasi untuk perjalanan selanjutnya,” kata Genesio seusai laga.
Di laga ini, kiper Lille Berke Ozer menjadi pahlawan. Ia sukses melakukan tiga kali penyelamatan penalti beruntun, setelah dua tendangan pertama harus diulang karena keputusan wasit.
“Penalti-penalti yang diulang memang sesuai aturan. Yang pertama karena Romain Perraud masuk terlalu cepat ke kotak penalti, lalu yang kedua karena Berke tidak menjejak di garis. Tapi yang luar biasa, setelah diganti penendang, dia kembali bisa menepis. Itu benar-benar gila,” ujar Genesio sambil tersenyum.
Sementara itu, bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk juga bermain cukup impresif di laga melawan AS Roma.
Baca Juga: Calvin Verdonk Tampil Memukau, Momen Bawa Lille Kalahkan AS Roma di Italia
Meski harus ditarik keluar digantikan Romain Perraud, Verdonk tunjukkan permainan impresif.
Data Fotmob menyebut Calvin Verdonk mendapat rating 7,3. Angka tersebut salah satu rating yang cukup tinggi untuk Lille.
Bahkan rating Calvin Verdonk itu lebih tinggi dari gelandang Nabil Bentaleb (7,1) dan striker veteran Lille, Olivier Giroud (6,7).
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Calvin Verdonk Tampil Memukau, Momen Bawa Lille Kalahkan AS Roma di Italia
-
Dean James Cetak Rekor di Liga Europa, Satu-satunya Pemain Indonesia yang Bisa
-
Jordi Amat: Timnas Indonesia Tinggal 2 Langkah Lagi ke Piala Dunia
-
Target Gila Nathan Tjoe-A-On: Bawa Indonesia ke Piala Dunia, Willem II ke Eredivisie
-
Timnas Indonesia vs Arab Saudi dan Irak: Duel Kapten Muda Jay Idzes Lawan Veteran
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC