- Timnas Iran mengalihkan pemusatan latihan ke Turkiye mulai 18 Mei 2026 akibat kendala penerbitan visa masuk Amerika Serikat.
- Ketua Federasi Sepak Bola Iran mengonfirmasi bahwa seluruh anggota tim belum mendapatkan visa untuk mengikuti Piala Dunia 2026.
- Masalah visa dan konflik politik mengancam partisipasi Iran serta menyebabkan pembatalan berbagai agenda uji coba pertandingan penting tim.
Suara.com - Persiapan Timnas Iran jelang perhelatan akbar Piala Dunia 2026 kembali menemui sandungan besar.
Akibat belum juga mendapatkan visa masuk ke Amerika Serikat, skuad Team Melli terpaksa harus mengalihkan pemusatan latihan (TC) mereka ke Turkiye.
Rombongan tim telah tiba di Turkiye pada Senin (18/5/2026) dan berencana akan menetap di sana selama beberapa pekan hingga masalah visa ini menemui titik terang.
Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj secara terbuka mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada satu pun visa yang diterbitkan oleh pihak AS untuk para pemain maupun staf.
"Kami belum menerima informasi apa pun dari pihak lain terkait siapa yang sudah mendapat visa. Belum ada visa yang diterbitkan," ujarnya dilansir dari Euro News.
Kondisi ini bahkan memicu reaksi keras dari Kementerian Luar Negeri Iran.
Juru bicaranya, Esmail Baghaei menuduh AS sengaja mencari-cari alasan untuk menghalangi partisipasi Iran di turnamen tersebut.
Selama berada di Turkiye, Iran dijadwalkan akan melakoni setidaknya satu laga uji coba melawan Gambia.
Rencana laga uji coba lain melawan klub Türkiye dan Puerto Rico yang sedianya digelar di Arizona, kini terancam batal jika masalah visa tidak kunjung tuntas.
Baca Juga: Mantan Striker Persib dan Persis Solo Masuk Skuad Curacao untuk Piala Dunia 2026
Situasi persiapan Iran memang jauh dari kata ideal. Sejak pecahnya konflik dengan AS-Israel pada Februari lalu, sejumlah agenda uji coba mereka batal.
Masalah semakin pelik setelah salah satu asisten pelatih asal Italia memutus kontraknya secara sepihak dan striker andalan, Sardar Azmoun dicoret dari skuad karena perbedaan pandangan politik.
Masalah visa ini sendiri diyakini berkaitan erat dengan status Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio sebelumnya telah menegaskan bahwa individu yang terafiliasi dengan IRGC tidak akan diizinkan masuk.
Dengan seluruh laga fase grup mereka dijadwalkan akan berlangsung di wilayah AS, masalah visa ini menjadi rintangan paling krusial yang harus segera diatasi oleh Iran.
Berita Terkait
-
Profil Timnas Qatar: Menanti Hasil Investasi Besar Pasukan The Maroons
-
Carlo Ancelotti Jelaskan Alasan Coret Joao Pedro dari Skuad Piala Dunia 2026 Brasil
-
Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026 Brasil, Joao Pedro Tulis Pesan Emosional
-
John Herdman Pastikan Timnas Indonesia Tak Akan 'Full Naturalisasi', Libatkan Pemain Lokal Potensial
-
Carlo Ancelotti Targetkan Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus
-
Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman