-
Ole Romeny mengingatkan Timnas Indonesia agar waspada terhadap faktor nonteknis saat menghadapi Arab Saudi dan Irak
-
Ia menegaskan pentingnya fokus penuh dan tidak terpancing hal di luar permainan
-
Romeny percaya diri usai pulih cedera dan menilai kekuatan tim terletak pada kekompakan serta dukungan antar pemain
Suara.com - Striker andalan Timnas Indonesia, Ole Romeny, memberikan sebuah peringatan penting jelang dua laga krusial di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Menurutnya pertarungan melawan Arab Saudi dan Irak di Jeddah nanti bukan hanya sekadar soal adu taktik di atas lapangan, tetapi juga tentang bagaimana tim bisa mengatasi potensi gangguan dari faktor non teknis.
Ole Romeny sadar betul bahwa status Arab Saudi sebagai tuan rumah bisa menghadirkan tantangan di luar sepak bola yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan.
“Tentu saja, pertandingan ini di Arab Saudi, mungkin ada hal-hal di luar sepak bola yang bisa memengaruhi jalannya pertandingan,” kata Ole Romeny dalam kanal YouTube The Haye Way.
Meski begitu, pemain Oxford United ini menegaskan bahwa pada dasarnya sepak bola tetaplah permainan 11 lawan 11 di atas rumput hijau, di mana segala kemungkinan bisa terjadi.
“Ya, sepak bola itu selalu 11 lawan 11, rumputnya tetap hijau, apa pun bisa terjadi. Ya, dan orang internasional juga pasti paham maksudnya,” ujarnya.
Oleh karena itu, penyerang berusia 25 tahun ini meminta rekan-rekannya untuk tidak terpancing dan tetap fokus seratus persen pada permainan sendiri.
Baginya, terpengaruh oleh hal-hal di luar lapangan hanya akan merugikan tim.
“Tapi kami nggak perlu pikirkan itu. Itu nggak akan membantu kami,” ungkap Ole Romeny.
Baca Juga: Arab Saudi Iming-imingi Bruno Fernandes Gaji Rp13 Miliar, Ruben Amorim Pasrah
“Kami harus masuk ke pertandingan dengan kepercayaan diri penuh. Itu satu-satunya hal yang kami butuhkan dan kami akan memberi segalanya,” tambahnya.
Meskipun baru pulih dari cedera, Romeny merasa sangat percaya diri bisa memberikan kontribusi.
Kepercayaan dirinya ini lahir dari keyakinannya terhadap kualitas dan kekompakan tim yang luar biasa saat ini.
Baginya, kekuatan skuad Garuda tidak hanya terletak pada individu, tetapi pada ikatan solid yang telah terbangun.
“Staf juga punya peran besar dalam membangun suasana itu. Hal utama buat kami adalah tetap bersama, saling mendukung dalam segala hal,” tutur Ole Romeny.
“Saat keadaan tidak berjalan baik di pertandingan pun, kami harus saling membela dan berjuang bersama,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Miliano Jonathans Bikin Catatan Sejarah Sebelum Gabung Timnas Indonesia
-
Absen Lawan PSG, Calvin Verdonk Sudah Gabung Timnas Indonesia Lebih Awal?
-
Statistik Apik Dean James saat Imbangi NEC Nijmegen, Modal Sebelum Gabung Timnas Indonesia
-
Ambisi Tinggi Kadek Arel, Pertahankan Medali Emas SEA Games 2025
-
Tampil Mengesankan, Miliano Jonathans Cetak Assist Lawan Feyenoord di Eredivisie
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Persaingan Bek Kiri Timnas Indonesia Sengit, Ini Reaksi Shayne Pattynama
-
Shin Tae-yong Komentari John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Bos Persib Bandung Kecewa dengan Kepemimpinan Wasit Majed Al-Shamrani
-
Ngebet Bela Timnas Indonesia, Damian van Dijk Sudah Jalin Komunikasi Kembali dengan PSSI
-
Pesan Keras Pelatih Persija ke Shayne Pattynama: Tak Ada Alasan Cadangkan Dony Tri Pamungkas
-
Tanpa Rizky Ridho dan Paulo Ricardo, Strategi Rahasia Mauricio Souza Bungkam PSM Makassar di JIS
-
Tersandung Kasus Dugaan Penganiayaan, PSM Coret Ricky Pratama Saat Hadapi Persija
-
Eks Calon Pelatih Timnas Indonesia Debut Manis, Banjir Pujian dari Anak Asuhnya
-
Pelatih Bulgaria Dibuat Merinding Suporter Timnas Indonesia, Tapi...
-
Perang Kata-kata dengan Allegri, Cesc Fabregas: Pelatih AC Milan Itu Lebay!