- Pep Guardiola menjadi manajer tercepat dalam sejarah Premier League mencapai 250 kemenangan, hanya dalam 349 pertandingan.
- Rekor sebelumnya dipegang Sir Alex Ferguson dengan 404 laga, diikuti Arsène Wenger dengan 423 pertandingan.
- Tingkat kemenangan Guardiola juga tertinggi dalam sejarah liga, mencapai 71,6%, mengungguli Ferguson dan Antonio Conte.
Suara.com - Pep Guardiola kembali mencatatkan rekor luar biasa di Liga Inggris atau Premier League. Kemenangan tipis Manchester City 1-0 atas Brentford membuat manajer asal Spanyol itu mencapai 250 kemenangan di liga dalam waktu tercepat sepanjang sejarah.
Guardiola hanya membutuhkan 349 pertandingan untuk mencapai angka tersebut, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Sir Alex Ferguson, yang memerlukan 404 laga untuk meraih jumlah kemenangan serupa. Arsene Wenger menempati posisi berikutnya dengan 423 pertandingan.
Tingkat kemenangan Guardiola juga menjadi yang tertinggi dalam sejarah Premier League, yakni 71,6%, mengungguli Ferguson (65,2%) dan Antonio Conte (62,9%).
Sejak tiba di Manchester City pada 2016, Guardiola telah membawa klub meraih enam gelar Premier League dan menjadikan The Citizens kekuatan dominan di Inggris.
Musim 2017/2018 masih menjadi musim terbaik dalam sejarah liga, saat City meraih 100 poin dan memenangkan 32 dari 38 pertandingan.
Dalam empat musim beruntun antara 2020/2021 hingga 2023/2024, City rata-rata mencatat 28 kemenangan per musim, mempertegas era dominasi mereka di bawah asuhan Guardiola.
Dengan total 18 trofi besar selama sembilan musim penuh, Guardiola kini hanya berada di belakang Ferguson dalam jumlah gelar Premier League yang dimenangkan.
Rekor terbaru ini semakin menegaskan status Guardiola sebagai salah satu manajer terbaik sepanjang masa, dengan jejak yang kian kuat di sejarah sepak bola Inggris.
Baca Juga: Bintang Manchester City Dukung Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi
Berita Terkait
-
Bintang Manchester City Dukung Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi
-
Jamie Carragher: Liverpool Seperti Main Basket
-
Klasemen Liga Inggris Pekan ke-7: Liverpool Tumbang, Arsenal Rebut Puncak Klasemen
-
Gol Tunggal Erling Haaland Antar Manchester City Raih Kemenangan atas Brentford
-
Suara Lantang Pep Guardiola: Hentikan Genosida di Gaza!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Ambisi Gila Kamboja, Naturalisasi 9 Pemain! Timnas Indonesia Harus Waspada Banget
-
Persija vs Persebaya, Duo Macan Kemayoran Masih Percaya Bisa Juara
-
Demi Tampil Maksimal, Singapura Tiba Lebih Awal Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Ollie Watkins Merasa Aston Villa Beruntung Menang 3-1 atas Bologna
-
Rencana AFC Pindahkan Tuan Rumah Piala Asia U-17 ke China Bisa Rugikan Timnas Indonesia U-17
-
Pelatih Kamboja Sebut Persaingan Grup C Piala AFF U-17 2026 Sangat Ketat
-
Link Live Streaming Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam
-
Dilatih Ali Mustofa, Brunei Darussalam Siap Tampil Maksimal di Piala AFF U-17 2026
-
Pluim Duga PSSI Tutup Mata Soal Risiko Paspor Pemain Naturalisasi: Ada Ambisi ke Piala Dunia
-
Polemik Paspor: 4 Pemain Timnas Indonesia Pertahankan WNI, 2 Bintang Suriname Kembali ke Belanda