-
Kevin Diks mengalihkan fokus dari Borussia Monchengladbach ke Timnas Indonesia di jeda internasional.
-
Trio Pemain Eropa (Diks, Idzes, Verdonk) siap menjadi benteng kokoh untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.
-
Performa stabil Diks dan rekan-rekannya membawa optimisme besar bagi pertahanan Timnas Indonesia.
Suara.com - Situasi pelik tengah membayangi perjalanan karier Kevin Diks di kompetisi elite Jerman bersama Borussia Monchengladbach.
Hingga pekan keenam ajang Bundesliga musim 2025/2026, klub berjuluk Die Fohlen itu masih terperosok di posisi paling bawah klasemen sementara dengan koleksi hanya tiga poin dari total enam pertandingan, menjadi satu-satunya tim yang belum pernah merasakan kemenangan.
Namun, di tengah tekanan besar yang menghimpit tim, bek tengah Timnas Indonesia ini tetap mampu menunjukkan konsistensi dan kualitas individunya.
Hasil imbang nirgol (0-0) saat menjamu Freiburg pada akhir pekan lalu memperpanjang rekor tanpa kemenangan klub, tetapi penampilan Kevin Diks secara pribadi dinilai impresif.
Pemain yang didatangkan dari FC Copenhagen ini kembali dipercaya oleh pelatih sementara Eugen Polanski untuk mengisi starting line-up dan tampil penuh selama 90 menit.
Diks, yang berduet dengan Nico Elvedi dan Philipp Sander di jantung pertahanan, sukses menjalankan peranannya dengan disiplin tinggi, bahkan memimpin barisan belakang Die Fohlen.
Statistik menunjukkan kontribusi bek Timnas Indonesia ini sangat signifikan, di mana ia mencatatkan 69 operan, sebuah angka tertinggi di antara rekan-rekan setimnya dalam pertandingan tersebut.
Selain dominan dalam distribusi bola, performa bertahannya pun solid dengan lima kontribusi defensif krusial, termasuk satu tekel berhasil dan empat sapuan bersih, menegaskan fokusnya di Borussia Monchengladbach.
Performa stabil dan penuh tanggung jawab ini menjadi sebuah sinyal positif bahwa mentalitas Kevin Diks tidak goyah meski menghadapi situasi sulit klub, sebuah modal berharga sebagai salah satu Pemain Eropa Indonesia.
Baca Juga: PSSI Pasrah Protes Wasit Laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi Ditolak AFC dan FIFA
Peluang rehat kompetisi domestik seiring bergulirnya jeda Internasional FIFA Matchday periode Oktober 2025 kini datang sebagai momen penting baginya.
Fokus sang pemain kini bergeser penuh dari ketegangan Bundesliga menuju tugas negara untuk mengarungi babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tekadnya yang kuat terekam jelas dalam unggahan di media sosial Instagram pribadinya setelah pertandingan melawan Freiburg.
"Pertarungan yang berat di mana kami menunjukkan karakter yang hebat, tetapi belum mampu menemukan pemenangnya. Kami akan kembali lebih kuat setelah jeda, sekarang saatnya memberikan segalanya untuk Timnas Indonesia," tulis Diks.
Pernyataan tersebut mencerminkan semangat juang dan komitmen tinggi Kevin Diks untuk skuad Garuda di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat zona Asia.
Ia diprediksi akan menjadi salah satu pilar vital di lini pertahanan bersama dua Pemain Eropa lainnya, Jay Idzes dan Calvin Verdonk, dalam duel krusial melawan Arab Saudi dan Irak.
Ketiga pemain ini berpotensi besar membentuk trio bek sentral yang tangguh dan kokoh di hadapan gempuran lawan.
Peningkatan performa para Pemain Eropa ini menjadi alasan kuat untuk optimisme, tak terkecuali bagi Jay Idzes yang kian menunjukkan peran sentralnya di Sassuolo.
Idzes tercatat selalu menjadi starter dalam empat laga terakhir Sassuolo di Serie A Italia, menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Cremonese, Lazio, Inter Milan, dan Verona.
Sementara itu, Calvin Verdonk juga semakin matang bersama Lille di Liga Prancis, bahkan memainkan peran penting dalam kemenangan klubnya atas AS Roma pada ajang Liga Europa.
Dengan rapor mentereng dari panggung Eropa, yang menunjukkan ketiganya sedang berada dalam performa menanjak, lini belakang Timnas Indonesia akan memiliki kekuatan yang belum pernah ada sebelumnya.
Diks, Idzes, dan Verdonk tidak hanya membawa pengalaman berharga dari kompetisi kelas atas Eropa, tetapi juga semangat baru yang siap diwujudkan untuk mengukir sejarah di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Momentum jeda internasional ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh tim pelatih untuk memadukan chemistry ketiga Pemain Eropa ini demi hasil maksimal.
Fokus yang teralihkan dari masalah di Borussia Monchengladbach ke tugas negara memberi Kevin Diks kesempatan untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin pertahanan Garuda.
Kombinasi pengalaman dan kualitas individu Diks, Idzes, dan Verdonk merupakan fondasi pertahanan yang diharapkan dapat mengantarkan Timnas Indonesia ke level global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?
-
PSV Eindhoven Jadi Klub Paling Cocok untuk Mees Hilgers Musim Depan
-
Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
-
Update Kondisi Pemain Persib Jelang Hadapi Madura United, Marc Klok Comeback?
-
Comeback Fenomenal Pemain Keturunan Indonesia, Tampil Impresif Usai Pulih dari Cedera ACL
-
Prediksi Inter Milan vs Bodo/Glimt: Misi Comeback Nerazzurri di San Siro
-
Prediksi Atletico Madrid vs Club Brugge: Duel Hidup-Mati di Metropolitano, Siapa Lolos ke 16 Besar?
-
Erick Thohir Waspadai Kekuatan Tersembunyi St Kitts and Nevis
-
St. Kitts and Nevis Disebut Bisa Bikin Timnas Indonesia Naik Level