-
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tidak larut dalam kesedihan usai kalah 2-3 dari Arab Saudi.
-
Ia mengapresiasi perjuangan para pemain meski hasil pertandingan belum sesuai harapan.
-
Erick menegaskan pentingnya fokus penuh menghadapi Irak demi menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.
Suara.com - Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora RI, Erick Thohir memberikan pesan kepada para punggawa Timnas Indonesia usai kekalahan dari Arab Saudi.
Erick Thohir meminta tim untuk tidak larut dalam kesedihan dan segera bangkit menatap laga krusial berikutnya.
Dalam laga perdana Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, skuad Garuda harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 2-3 di Stadion King Abdullah Sports City, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Sempat unggul lebih dulu melalui penalti Kevin Diks, Timnas Indonesia malah kena comeback 1-3 dari Arab Saudi.
Kevin Diks memang kembali memperkecil ketertinggalan melalui titik putih di menit-menit akhir tapi laga berakhir dengan skor 2-3.
Meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, Erick Thohir tetap mengapresiasi perjuangan tanpa lelah yang telah ditunjukkan oleh para pemain di atas lapangan.
Namun, sosok yang menjabat sebagai Menpora RI ini menekankan bahwa tidak ada waktu untuk meratapi kekalahan.
"Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor akhir 2-3. Bukan hasil yang diinginkan, Timnas Indonesia telah berjuang sekuat tenaga," ucap Erick Thohir dikutip dari Instagram pribadinya.
Dengan peluang lolos yang masih terbuka, Erick meminta agar seluruh fokus kini dialihkan sepenuhnya ke pertandingan berikutnya melawan Irak.
Baca Juga: LIVE REPORT: Arab Saudi vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
"Timnas harus segera bangkit dan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Irak," kata Erick Thohir menambahkan.
Kekalahan ini memang menempatkan Timnas Indonesia di dasar klasemen sementara Grup B dengan nol poin.
Namun, satu kemenangan di laga berikutnya akan kembali membuka lebar-lebar asa skuad Garuda untuk terus melaju dan menjaga mimpi tampil di Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Keluarga Justin Hubner Dapat Perlakuan Tidak Menyenangkan dari Pihak Arab Saudi
-
Kalah 2-3 dari Arab Saudi, Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026?
-
Drama 5 Gol dan Kartu Merah! Timnas Indonesia Kalah Terhormat dari Arab Saudi
-
Hasil Babak I Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Penalti Kevin Diks Dibalas 2 Gol
-
Curang! Suporter Timnas Indonesia Diblokir Masuk Stadion King Abdullah Sports City
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
Terkini
-
Bedak Marcks Varian Pink untuk Warna Kulit Apa? Ini Fungsinya saat Makeup
-
Kriminalisasi NPL Disorot, Pakar Minta Risiko Bisnis Tak Otomatis Dibawa ke Tipikor
-
Target Sah Desember! RUU Perampasan Aset Izinkan Negara Sita Harta Pelaku Tanpa Tunggu Vonis
-
KAI Commuter Siagakan 126 Personel Gabungan TNI-Polri Menyusul Demonstrasi di Jakarta
-
Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus
-
45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Berbatasan China
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kawal RUU Perampasan Aset: Waspada Provokator, Semangat Warga Jaga Warga
-
Perkuat Sistem Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Jelang Demo DPR, 65 Orang Diciduk Bawa 7 Jeriken Bensin hingga Ratusan Botol Molotov