- Keputusan Luca Zidane membela Timnas Aljazair terbukti tepat setelah negara tersebut memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
- Luca resmi dipanggil untuk pertama kalinya oleh pelatih Vladimir Petkovic dalam laga kualifikasi melawan Somalia dan Uganda, usai FIFA menyetujui perubahan status kewarganegaraannya.
- Aljazair memastikan posisi puncak Grup G dengan 22 poin dan lolos ke Piala Dunia, sementara Luca berpotensi menjadi bagian penting skuad The Desert Warriors di ajang tersebut.
Suara.com - Langkah Luca Zidane, anak Zinedine Zidane, untuk membela Timnas Aljazair terbukti menjadi keputusan yang tepat. Keputusan tersebut diambil di waktu yang sangat bersejarah, karena Aljazair baru saja memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Penjaga gawang berusia 27 tahun itu resmi menerima panggilan perdana dari pelatih Vladimir Petkovic untuk memperkuat Aljazair pada dua laga penting kualifikasi, masing-masing melawan Somalia (9 Oktober 2025) dan Uganda (14 Oktober 2025).
Sebelum berganti kewarganegaraan sepak bola, Luca sempat memperkuat tim nasional junior Prancis. Namun, karena tak pernah tampil di level senior, ia masih memenuhi syarat untuk melakukan perpindahan asosiasi.
Berkat garis keturunan dari sang ayah yang memiliki darah Aljazair, FIFA akhirnya menyetujui permohonan perubahan eligibilitasnya dua pekan lalu.
Meski hanya duduk di bangku cadangan saat Aljazair menang 3-0 atas Somalia, kehadiran Luca di skuad The Desert Warriors menjadi simbol awal babak baru dalam kariernya.
Kemenangan tersebut memastikan Aljazair tetap kokoh di puncak klasemen Grup G dengan 22 poin, unggul empat angka dari Uganda (18 poin). Dengan satu laga tersisa, posisi Aljazair sudah tidak mungkin terkejar, sehingga mereka resmi mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Keberhasilan ini sekaligus menambah daftar panjang sejarah Aljazair di ajang bergengsi dunia tersebut. Sebelumnya, mereka sudah empat kali tampil di Piala Dunia, dengan pencapaian terbaik mencapai babak 16 besar pada edisi 2014 di Brasil.
Bagi Luca Zidane, langkahnya meninggalkan bayang-bayang timnas Prancis untuk membela tanah leluhur kini terbukti tidak salah. Ia berpotensi menjadi bagian penting dari skuad Aljazair yang akan tampil di Piala Dunia, ajang terbesar yang menjadi impian setiap pesepak bola.
Baca Juga: Nyesek! Kalah Tipis dari Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Disunat
Berita Terkait
-
Nyesek! Kalah Tipis dari Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Disunat
-
Asa Masih Ada, Jay Idzes Tegaskan Peluang Timnas Indonesia Belum Berakhir
-
Pelatih India Peringatkan Timnas Indonesia, Irak Lebih Kuat dari Arab Saudi
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Irak, Skuad Garuda Dibayangi Rapor Merah
-
Pengamat: Patrick Kluivert Sebaiknya Cadangkan Marc Klok dan Beckham Putra Saat Hadapi Irak
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara